ALGORITMA PEMROGRAMAN


Program
Program adalah kumpulan pernyataan komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. 

 

A.Konsep Algoritma

Definisi Algoritma adalah

1. Urutan langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan sebuah masalah.

2. Urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.

3. Urutan langkah-langkah logis pada penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis



SEJARAH ALGORITMA

Berasal dari nama penulis buku arab yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi Oleh orang barat, Al-Khawarizmi dibaca menjadi Algorism.

Algorism mempunyai arti proses menghitung dengan angka arab, Al-Khawarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal Muqabala (Buku pemugaran dan pengurangan), Dari algorism menjadi algorithm muncul karena algorism sering dikelirukan dengan arithmetic. Lambat laun algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum.Dalam bahasa Indonesia, algorithm menjadi algoritma.

Contoh : cara dua gelas campuran kopi susu dari sebuah gelas dan segelas susu

.


1. Langkah logis yang di jalankan adalah sebagai berikut :

2. Siapkan sebuah gelas kosong


3.Tuang setengah gelas kopi murni ke dalam gelas kosong

4. Lalu tuangkan setengah gelas susuke dalam gelas kosong hingga menjadi satu gelas penuh.

 
5. Selanjutnya sisa susu pada gelas di tuangkan ke dalam gelas kopi sehingga menjadi satu gelas penuh.
 

6. Hasil akhirnya adalah dua gelas campuran kopi sama susu dan satu gelas dalam kondisi kosong


Meskipun persoalan tersebut sangatlah sederhana tapi mesin komputer tidak bisa menterjemahkan seperti halnya pikiran manusia.untuk itu di perlukan sebuah urutan yang lebih sistimatis untuk mengonversi langkah yang lebih sederhan dan terurut.sebenarnya mesin komputer hanya melakukan proses Aritmatika dua jenis bilangan yaitu 0 dan 1.

 

B.Struktur Penulisan Algoritma

Ada beberapa metode penulisan dalam merancang algoritme

Penulisan algoritma terdiri dari tiga bagian :

 

1. Bagian kepala atau Header adalah menandakan awal penulisan sebuah algoritma di awali keyword “Program” di ikuti judul program

contoh

 

2. Bagian Pendeklarasian

Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah atau variabel, tipe, prosedur, dan fungsi.

 

3. Bagian Badan Algoritma bagian untaian proses yang di lakukan , biasanya proses computing pencetakan out program. pada piranti out monitor

 

Contohnya : “ Selamat Datang Programer “

Contoh penulisan algoritma program untuk menampilkan string “ Selamat datang Programer “

Program untuk menampilkan string

{ program ini untuk menampilkan kalimat “ Selamat Datang Programer “ pada layar monitor }

Deklarasi

Teks : string { variabel teks dengan tipe data string }

Algoritma :

Teks “ Selamat Datang Programer “ { assigment variabel teks }

Write ( teks) { menampilkan nilai variabel teks pada monitor }

Contoh penulisan Algoritma di atas adalah :

1.Bagian Kepala algoritma

Program untuk menampilkan string

{ program ini untuk menampilkan kalimat “ Selamat Datang Programer “ pada layar monitor }

2. Bagian Badan Algoritma

Deklarasi

Teks : string { variabel teks dengan tipe data string }

3. Bagian Akhir di tunjukkan pada baris kode

Algoritma :

Teks “ Selamat Datang Programer “ { assigment variabel teks }

Write ( teks) { menampilkan nilai variabel teks pada monitor }

C. Struktur Algoritma dengan Natural Languange

Metode Natural Languange lebih mendekati penulisan bergaya bahasa manusia yang di gunakan dalam keseharian.

Contoh :

untuk menampilkan bilangan 1 sampai 10 { program ini untuk menampilkan bilangan 1..10 menggunakan perul;angan }

Deklarasi

Tetapkan variabel x dengan type data integer

Algoritma :

1. Beri nilai pada variabel x = 0

2. Selama x lebih kecil sama dengan 10 maka

Tambahkan x dengan nilai 1

Cetak nilai x

3. selesai

Notasi penulisan bisa di ganti sesuai kebutuhan dan kemampuan perancang dalam mendeskripsikan pemikirannya.

Contoh notasi “ tetapkan variabel x dengan type data integer “ dapat di dengan “ masukkan data 0 ke variabel x

Keuntungan metode penulisan Natural Languange

1. mudah penulisannya

2. sederhana

3. tidak sulit dalam mempelajari nya karena tidak ada aturan standart dalam penulisan dan

4. tidak membutuhkan tool khusus atau software dalam merancangnya.

Kerugiannya metode penulisan Natural Languange :

1. gaya penulisannya tiap program tidak sama

2. pemahaman dalam pembacaan algoritme menjadi sulit

3. jika algoritma di buat kompleks penulisannya menjadi panjang tidak efisien.

4. Sukar untuk menterjemahkan ke dalam bentuk kode pemrograman.

 

D. SUSUNAN ALGORITMA FLOWCHART

Flowchart adalah Bagan alir yang menunjukkan aliran atau runtutan data proses yang terjadi program secara logika, gaya perancang algoritme dengan flowchart lebih di mengerti karena memiliki standart penggunaan yang sama.Hal ini algoritme di gunakan sebagai media berkomunikasi dan dokumentasi.

Pedoman yang harus di ikuti oleh perancang algoritme adalah :

1. Peletakkan simbol dari bagan flowchart seharusnya di mulai dari atas ke bawah dan mulai dari sebelah kiri suatu halaman

2. Kegiatan dalam simbol harus jelas di tunjukkan dengan jelas dengan nama kegiatan yang jelas

3. Di mulai simbol start awal dan di akhiri simbol end.

4. Setiap kegiatan harus memiliki input dan menghasilkan output

5. Simbol flowchart sebaik nya menggunakan kata kerja :

Contoh :

- “ Entry Data Siswa “

- “ Hitung A + B “

6. Setiap kegiatan dalam bagan alir harus memiliki alur data proses secara rinci.

7. Data yang terpotong harus di sambung di tunjukkan dengan jelas menggunakan simbol penghubung.

 

Ada 5 lima jenis bagan alir ( flowchart )

1. Bagan Alir sistem ( menjelaskan setiap prosedure yg terdapat dalam sisetem)

2. Bagan alir dokument (menunjukkan arah aliran laporan dan formulir pada setiap subprogramatau proses.

3. Bagan alir skematik menggambar kan skema aliran data pada prosedure di dalam sistem

4. Bagan alir program melakukan analisis sistem dengan menggambar proses dalam suatu prosedure

5. Bagan alir proses bagan yang sering di gunakan dalam aliran proses pada teknik industri.

 
Contoh Flowchart
 


Keuntungan metode Flowchart :

1. Memudah orang membaca dan memahami

2. Cocok dengan algoritme dengan skala kerumitan tingkat rendah

3. Aliran proses program cukup rinci dengan pemodelan secara visual

Kerugianmetode Flowchart :

1. Tidak cocok dengan program yang kompleks

2. Membutuhkan tool yang khusus untuk merancang algoritme

3. Cukup sulit umtuk menterjemahkan ke dalam program yang sebenarnya

4. Penjelasan alir proses tidak detail karena keterbatasan ruang.

Pedoman dalam merancang algoritme dengan bagan alir program (flowchart) adalah :

1. Bagan alir di mulai dengan simbol start di akhiri dengan simbol end.

2. Untuk memulai suatu proses di perlukan inisialisasi atau proses deklarasi yang berfungsi untuk menentukan susunan variabel, konstanta, maupun proses manual

3. Setiap input akan di lakukan proses komputer dengan simbol persegi panjang dan setiap proses akan menghasilkan output.


E.Struktur Algoritma dengan Pseudocode

Pseudocode memiliki arti tidak sebenarnya semu atau samar.tetapi mewakili logika algoritma bahasa pemrograman yang akan di gunakan

Pada saat mendeklarasikan menggunakan format sebagai berikut

Deklarasi

Nama_variabel : tipe data

Contoh

Deklarasi

X : integer

Assigment pernyataan / penugasan ata saat memberikan Value pada varibel dan konstatnta menggunakan format penulisan berikut :

Nama_variabel value

Contoh

X 3

Artinya memberikan nilai data 3 kepada variabel x

Contoh

Read (m) { meminta masukan data dan di simpan ke variabel m }

Write (m) { menampilkan atau mencetak data m }

Untuk menulis komentar di awali dengan karakter “{“ dan di akhiri karakter “}”

 

F. Mengenal Type Data

Type Data adalah sebuah karakter atau jenis dari objek yang memiliki jangkauan nilai memori dalam komputer.

Variabel adalah nama bentukan yang di buat oleh program dengan ketentuan :

1. Di awali dengan karakter bukan angka numerik

2. Dapat berupa gabungan antara karakter dan dan angak numerik

3. Tidak boleh menggunakan spasi

Type Data Sederhana

1. Jenis Bilangan Bulat adalah nilai numerik tidak mengandung nilai pecahan seperti 12,10,13.

Contoh type data bity membutuhkan kapasitas memory sebesar 1 bity di manan 1 bity = 8 bit , setelah di lakukan konversi biner ke desimal 8 bity memoery = 255 desimal.

2. Jenis bilangan real adalah bilangan yang dapat mengadung nilai pecahan dalam bentuk desimal.

1.Jenis bilangan logika adalah type data yang di kenal nila data bolean hanya memiliki dua    nilai data yaitu : nilai true di wakili angka 1 dan nilai false di wakili angka 0.

2. Jenis data karakter semua karakter mulai dari abjad a,b,c, sampai z, angka 0....9, sampai simbol !,@,#,$,%,*,’ {;}; proses penetapan variabel memiliki data karakter adalah selalu di apit tanda petik satu.

Karakter kosong atau null mempunyai panjang karakter 0 dengan bentuk karakter ‘’ perhatikan contoh di bawah ini :

Deklarasi

x: char { variabel x bertype data character }

Algoritma :

x ‘z’

3. Jenis data string type data ini merupakan deretan atau gabungan beberapa karakter sehingga membentuk sebuah kalimat contoh :

Contoh :

Deklarasi

x: string{ variabel x bertype data string }

 Algoritma :

x ‘Munir Nizar’ { nilai data variabel x adalah string ‘ Munir Nizar’}

 

2. Type Data Bentukan ( user Defined Data Type )

Type ini merupakan sebuah type buatan yang terbentuk dari gabungan beberapa type data sederhana seperti telah di sebutkan sebelumnya.

Ada dua jenis type data data bentukan yakni type data dengan nama baru dan type data terstruktur. 

 

G. Mengenal Operator

Istilah operator seperti kehidupan kita sehari-hari merupakan seorang pelayan yang bertugas melakukan sesuatu layanan tertentu terhadap pelanggan, Dalam algoritma pemrograman, Operator merupakan sebuah simbol operasi tertentu dalam melakukan dalam operasi data,Data yang di operasikan oleh operator di sebut Operand lainnya menghasilkan nilai data baru yang menghasilkan nilai data baru.yang di sebut Operasi.

 

1. OPERASI TERHADAP BILANGAN BULAT

a. Operasi Aritmatika

                       Contoh :
                       3 + 3 hasilnya 6

3 – 1 hasilnya 2

3 * 3 hasilnya 9

6 div 2  hasilnya 3

10 mod 3 hasinya 1

 

a. Operasi Perbandingan

Operasi perbandingan ini akan menghasilkan nilai data bilangan Logika Boolean, yaitu nilai (1) true, atau False (0).

Contoh :

3 < 4 hasilnya true

3 >1 hasilnya true

3 <= 2 hasilnya false

6 >= 6 hasilnya true

10 = 3 hasinya false

10 = 4 hasilnya true

Contoh tuliskan algoritma penjumlahan 11 dengan 2

Program Operasi_bil_bulat

{menggunakan operator aritmatika dan perbandingan }

Deklarasi

x, y : integer

hasil : integer

Algoritme

x 11 ( nilai x = 11 )

y 2 ( nilai y = 2 )

hasil x + y ( menjumlah nilai x dan y )

write (hasil) ( mencetak nilai hasil )

if ( x > y ) then ( membandingkan x apa lebih besar dari y )

write ( nilai x lebih besar dari y ‘) ( jawaban jika true )

end if

 

1. OPERASI TERHADAP BILANGAN REAL

a. Operasi aritmatika

                 Contoh :

3.2 + 3.1 hasilnya 6.3

3.3 – 1.2 hasilnya 2.1

3.4 * 0.3 hasilnya 1.02

6.1 / 2.5 hasilnya 2.44

 

a. Operasi Perbandingan


Operasi perbandingan ini akan menghasilkan nilai data bilangan lLogika Boolean, yaitu nilai (1) true, atau False (0).

Contoh :

3 < 4 hasilnya true

3 >1 hasilnya true

3 <= 2   hasilnya false

6 >= 6    hasilnya true

10 = 3    hasinya false

10 = 4    hasilnya true

Contoh tuliskan algoritma penjumlahan 3.2 dengan 2.1

Program Operasi_bil_real

{menggunakan operator aritmatika dan perbandingan }

Deklarasi

x, y : single

hasil : single

Algoritme

x 3.2 ( nilai x = 3.2 )

y 2.1 ( nilai y = 2.1 )

hasil x * y ( mengalikan nilai x dan y )

write (hasil) ( mencetak nilai hasil )

if ( x < y ) then ( membandingkan x apa lebih besar dari y )

write ( nilai x lebih besar dari y ‘) ( bernilai false )

end if

 

1. OPERASI TERHADAP BILANGAN LOGIKA

Konsep dasar yang di gunakan oleh proses komputasi dalam mesin komputer yang akan di jelaskan secara detail pada kompetensi sistem komputer tentang Gerbang Logika Digital.

Pada operasi terhadap bilangan logika, di kenal yaitu nilai (1) true, atau False (0) ada berbagai operator sbb :

 

A. Operator AND

Operasi logika dengan operator AND akan menhasilkan nila true jika kedua operand – nya bernilai true

B. Operator NAND ( NOT AND )

Operasi NAND merupakan kebalikan dari hasil operasi AND, jika salah satu operand bernilai false, output – nya akan bernilai true.

C. Operator OR

Operasi logika OR akan menghasilkan nilai true, jika salah satu atau semua operand bernilai true.


D. Operator NOR ( NOT OR )

Operasi logika NOR ( NOT OR ) akan menghasilkan nilai true, jika KEDUA operand – nya bernilai false.

E. Operator NOT

Operasi logika NOT, output yang di hasilkan akan bernilai true, jika operand – nya bernilai false dan begitu juga sebaliknya..

F. Operator XNOR

Operasi logika XNOR ini akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand – nya bernilai sama..

G. Operator XOR

Output dari Operasi logika XOR ini adalah true, jika kedua operand – nya berbeda nilai.

4. OPERASI TERHADAP KARAKTER

Operasi yang dapat di lakukan terhadap type data karakter adalah perbandingan. Berikut perbandingan yang dapat di berlakukan pada type data karakter.


Type data karakter memiliki indeks urut seperti halnya angka.hal ini sudah di tentukan dalam pengkodean ASCII yang sudah menjadi standart komputer sehingga karakter dapat di operasikan dengan operator lebih kecil (<), lebih besar (>), lebih kecil sama dengan (<=), atau lebih besar sama dengan(>=) hasil dari perbandingan karakter adalah bernilai Boolean yaitu true (1), atau false (0).

‘a’ = ‘a’ hasilnya false

‘a’ = ‘a’ hasilnya true

‘a’ > ‘b’ hasilnya false

‘d’ < ‘a’ hasilnya true

1. OPERASI TERHADAP STRING

a. Operasi penyambaungan string

Operasi yang di gunakan adalah “+

‘ MUNIR’ + NIZAR’ = ‘ MUNIR NIZAR’

‘ 4 ‘ + ‘5’ ‘ 1111’ = ‘451111’

b. Operasi perbandingan

Operasi yang dapat di lakukan string sama seperti operasi perbandingan yang dilakukan pada type data karakter.

 

INSTALASI PERANGKAT LUNAK

Kompetensi Dasar

3.2 Memahami bahasa pemrograman.

4.2 Melakukan instalasi bahasa pemrograman.

Pendahuluan

Algoritme adalah cara berpikir seorang programmer layaknya sebuah A komputer untuk mengerjakan persoalan tertentu. Apakah hanya dengan merancang algoritme saja, komputer sudah dapat menyelesaikan suatu persoalan tertentu? Untuk menjawab persoalan ini, terlebih dahulu kita harus memahami dan menguasai bahasa yang dikenali oleh komputer, yaitu bahasa pemrograman. Dengan menguasai bahasa pemrograman, kita dapat memutuskan komputer untuk melakukan proses tertentu atau sebaliknya, kemudian menerjemahkan rancangan algoritme tersebut ke dalam bahasa pemrograman agar dapat dimengerti dan dieksekusi oleh mesin komputer. Pada bab ini, kita akan mempelajari teknik instalasi perangkat lunak bahasa, pemrograman Pascal menggunakan Free Pascal dan Java.


A. Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa memiliki pengertian sebagai sarana berkomunikasi, Ddalam hal ini adalah komunikasi antara pengguna (manusia) dengan mesin komputer. Program adalah daftar atau deretan perintah atau instruksi yang dikenal oleh mesin komputer dalam mengerjakan suatu proses. Jadi, bahasa pemrograman adalah sebuah bahasa yang menerjemahkan perintah yang diberikan oleh pengguna dalam susunan intruksi berupa kode kode terstruktur kepada mesin komputer untuk mengerjakan suatu proses tertentu. Bahasa pemrograman memiliki beberapa karakteristik, yaitu:

1. memiliki tata bahasa dengan aturan khusus dalam pendeklarasiannya,

2. memiliki interrupt library untuk menerjemahkan perintah yang diinputkan, dan

3. menggunakan interpreter atau compiler untuk menerjemahkan sintaks pemrograman ke dalam bahasa mesin.

Berdasarkan penggunaannya, ada dua kategori bahasa pemrograman sebagai berikut.

1. Bahasa pemrograman untuk tujuan umum adalah jenis bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk menciptakan aplikasi yang bersifat general atau umum,

seperti C++, Visual Basic, Pascal, Java, PHP, dan Delphi.

2. Bahasa pemrograman untuk tujuan khusus adalah jenis bahasa pemrograman yang dibuat untuk keperluan tertentu, seperti COBOL untuk keperluan bisnis dan administrasi, FORTRAN untuk komunikasi ilmiah, Assembler untuk pengontrolan hardware, serta Prolog untuk artificial intelegence (kecerdasan buatan).

Level bahasa pemrograman dilihat dari kemampuan mesin menerjemahkan perintah dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Bahasa tingkat rendah atau Low Level Language

Bahasa ini, yaitu bahasa yang hanya dimengerti oleh mesin berupa bilangan 0 dan 1 atau on-off. Bahasa ini akan langsung dieksekusi mesin ketika diintruksikan pengguna kepada mesin tanpa melalui media translator. Contohnya bahasa rakitan atau Assembler.

2. Bahasa tingkat tinggi atau High Level Language

Bahasa yang dirancang mendekati bahasa manusia sehari-hari. Pada praktiknya, ketika dieksekusi, bahasa tingkat tinggi membutuhkan compiler untuk mentranslasikannya ke dalam bahasa mesin. Contohnya Java, C, B, Ada, BASIC, Pascal, Delphi, Foxpro, Prolog, COBOL, dan lainnya.

Bahasa tingkat tinggi seperti Delphi, Pascal, Java, Ada, Prolog, Visual Basic, C++, FORTRAN membutuhkan bantuan translator untuk mengonversi syntax pemrograman yang dibuat menjadi bahasa yang dimengerti oleh mesin komputer yang dikenal dengan istilah penerjemah bahasa atau language translator. Berikut terdapat dua jenis language translator.


1. Interpreter

Kode program akan diterjemahkan baris demi baris hingga akhir baris program. Meski terdapat error pada sebuah baris tertentu, baris program sebelumnya tetap akan dieksekusi. Bahasa basic yang pertama kali menggunakan teknik ini.


2. Compiler

Compiler merupakan suatu aplikasi peng-compile program, Compiler akan memeriksa semua baris kode program yang sudah dideklarasikan sampai tidak terjadi error. Jika ternyata ada kesalahan kode, compiler akan menghentikan proses eksekusi dan memberitahukan letak kesalahan baris program dengan mengabaikan baris program sebelumnya. Compiler akan menerjemahkan semua kode dari sumber bahasa, selain bahasa rakitan, menjadi kode objek agar bisa dimengerti oleh komputer. Bahasa pemrograman yang menggunakan compiler adalah COBOL, C, dan Pascal.


B. Jenis Bahasa Pemrograman

Pada dasarnya, bahasa pemrograman digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan interaksi dan komunikasi sesuai dengan aturan dan kaidah penulisan yang berlaku dalam bahasa pemrograman tersebut. Beberapa jenis bahasa pemrograman yang beredar dan sering digunakan oleh banyak orang akan dijelaskan sebagai berikut.


1. COBOL

COBOL atau kependekan dari Common Business Oriented Language merupakan sebuah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang lahir di era tahun 1959. Bahasa ini memiliki keahlian khusus untuk mempermudah design pembuatan aplikasi di bidang bisnis yang masih banyak digunakan di lingkungan komputer mini dan mainframe.

Kelebihan penggunaan Bahasa COBOL adalah sebagai berikut.

a. Script pemrogramannya menggunakan keyword dalam

bahasa Inggris sehingga cukup memudahkan programmer

dalam mendesain aplikasi.

b. File handling cukup baik.

c. Kemampuan yang baik dalam memberikan penanganan

proses pada peranti masukan atau keluaran.

Contoh kode program COBOL:



IDENTIFICATION DIVISION.
AUTHOR. ADITYA_SETYADI.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
01 NAMA PIC A(20).
01 KELAS PIC B(5).
PROCEDURE DIVISION.

MULAI.
DISPLAY “NAMA : “.
ACCEPT NAMA.
DISPLAY “KELAS : “.
ACCEPT KELAS.
SCREEN SECTION.
01 ACCEPT NAMA.
01 ACCEPT KELAS.
SELESAI.
STOP RUN


2. FORTRAN

FORTRAN adalah singkatan dari Formula Translation yang diperkenalkan oleh John Backus di IBM pada tahun 1956. Bahasa ini awalnya digunakan dalam mendesain pembuatan aplikasi dalam bidang IPTEK, matematika, dan teknik. FORTRAN merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi generasi pertama bahkan sebelum COBOL lahir. Kelebihan FORTRAN adalah kemampuannya dalam operasi aritmetika bahkan dalam suatu bilangan kompleks. Namun, kesulitan utama adalah dalam pengoperasian dan pemahaman bahasa, serta manajemen peranti masukan/keluaran.


program jumlah
!contoh struktur program
real :: jawab,x,y
print *, ‘Masukkan dua nilai ‘
read *, x
read *, y
jawab=x+y
print *, ‘Total semua adalah ‘, jawab
end program jumlah

 

3. Bahasa C

Bahasa C merupakan induk besar bahasa yang berkembang pada saat ini. Bahasa yang diciptakan Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada tahun 1972 di laboratorium Bell AT&T

memiliki dukungan penuh dalam pengontrolan hardware dalam aras rendah serta pengolahan struktur data dan struktur kontrol dalam aras tinggi. Bahasa C ini pula yang digunakan oleh Linus Torvald untuk menulis ulang Sistem Operasi Unix yang dikenal sebagai Linux System Operation. Dalam perkembangannya, bahasa C menurunkan beberapa versi bahasa pemrograman seperti Bahasa C++, PHP, Visual C, dan Java yang mampu bekerja dalam berbagai platform mesin dan OS. Kelebihan penggunaan bahasa C adalah sebagai berikut.


-     Portability, artinya script pemrograman C dapat disisipkan dan ditransfer bersamaan dengan kod               program lain tanpa mengalami perubahan.

-     Kemampuan baik dalam manajemen dan kontrol hardware.

-     Lebih cepat, ringan, dan efisien.

Contoh-1
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
printf("Bahasa C\n");
}
Output yang akan dihasilkan, dari program 1 diatas adalah :
Bahasa C

4. BASIC

Beginner's All-purpose Symbolic Instruction Code atau BASIC mulai dikembangkan oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz tahun 1963 di Darmouth College. BASIC bertujuan untuk menciptakan media pengajaran pemrograman secara sederhana berbasis bahasa Inggris. Berikut contoh kode program BASIC.


REM Program menghitung jumlah 2 bilangan
INPUT : “ Masukkan 2 buah bilangan : “ , a, b
Jumlah=a+b
PRINT “ Jumlah 2 bilangan tersebut adalah : “ ;
Jumlah

5. Java

Bahasa pemrograman Java adalah salah satu jenis bahasa yang sudah mendukung pemrograman berorientasi objek. E yang dikembangkan tahun 1955 oleh Sun Microsystem man berjalan pada berbagai platform mesin dan OS dengan dukungan Java Interpreter dan Java Virtual Machine untuk menjalankan hasil kompilasi program Java atau yang disebut bytecode. Dengan aplikasi Applet-nya, Java dapat berjalan pada aplikasi web browser seperti Chrome, Mozilla, Internet Explorer, dan Netscape Navigator.


Contoh Script
Public class hallo {
Public static void main { [String ] args {
System.out.println’Selamat Datang di Program Java “);
}
 

6. PASCAL

Pascal adalah salah satu jenis bahasa tingkat tinggi (high level language) yang dirancang oleh Profesor Niklaus Wirth dari Technical University of Zurich, Switzerland. Nama Pascal sendiri diambil dari nama seorang ahli matematika berkebangsaan Prancis pada abad 17 yaitu Blaise Pascal. Pascal memiliki sintaks kode pemrograman yang cukup sederhana sehingga sangat mudah untuk dipahami dan diimplementasikan dalam aplikasi. Selain mudah dalam penerapan konsep algoritme ke dalam bentuk source code programme, Pascal mendukung hampir semua jenis arsitektur mesin komputer dan beragam jenis sistem operasi. Di samping itu, library intruksi yang tersedia dalam compiler cukup lengkap untuk membangun sebuah aplikasi yang kompleks.


C. Instalasi Free Pascal

Berikut adalah beberapa kelebihan penggunaan pemrograman dengan Pascal.

1. Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa Inggris sehingga lebih mudah dipahami dan didesain dibandingkan bahasa C, Java, dan Clipper.

2. Struktur dasar program cukup sederhana dan detail sehingga Pascal cukup mudah mentranslasikan model algoritme tertentu ke dalam bentuk kode program atau sebaliknya.

3. Tidak membutuhkan banyak waktu untuk proses kompilasi karena begitu selesai proses kompilasi, running program akan selesai pada saat yang bersamaan meski untuk program yang kompleks.

4. Tidak memerlukan dukungan makefiles sehingga dapat menghemat waktu kompilasi script program.

5. Lingkungan kerja yang terintegrasi sehingga memungkin programmer untuk mendesain dan menulis kode program mengompilasi, dan melakukan debugging secara langsung

6. Pada beberapa compiler Pascal seperti Free Pascal, nama identifier (variabel, konstanta, tipe data, fungsi, dan prosedur tidak harus berbeda untuk tiap unit,

7. Mampu menerjemahkan kode program Assembler (bahasa mesin) secara langsung bersamaan dengan kode program Pascal.

8. Meski pada awalnya Pascal ditujukan hanya untuk desain pemrograman prosedural, tetapi dalam perkembangannya bahasa pemrograman Pascal mampu mendukung Object Oriented Programming (OOP) yang dapat meningkatkan kinerja aplikasi yang dibuat.


Ada beberapa versi Pascal yang telah beredar di pasaran, di antaranya UCSD Pascal (University of California at San Diego Pascal), MS-Pascal (Microsoft Pascal), Apple Pascal, Turbo Pascal 5.0, Turbo Pascal 7.0, Turbo Pascal For Windows, dan Free Pascal. Di antara beberapa compiler Pascal, Free Pascal merupakan compiler yang gratis dan memiliki fitur yang tidak kalah dengan jenis compiler Pascal lainnya.

Selain itu, Free Pascal menyediakan berbagai versi compiler sesuai arsitektur mesin dan berbagai jenis sistem operasi (Windows 32 bit, Windows 64bit, MacOS, Linux, FreeBSD, OpenBSD, dan Sunos). Free Pascal juga mendukung secara penuh OOP dan manajemen database seperti PostgreSQL, MySQL, Interbase, dan ODBC. Di samping itu, Free Pascal memiliki kemampuan smartlinking yang akan membuang setiap variabel yang dideklarasikan dalam header, tetapi tidak digunakan dalam program yang berdampak pada ukuran program yang semakin kecil.

Untuk melakukan instalasi paket compiler Free Pascal, lakukan langkah berikut.

1. Pastikan komputer Anda sudah terhubung dengan internet.

2. Download paket compiler Free Pascal pada alamat http:// www.freepascal.org dan sesuaikan dengan jenis sistem operasi yang terpasang pada komputer. Pada kasus ini, paket compiler menggunakan Free Pascal versi Windows 32 bit (fpc-2.6.2.i386-win32.exe).

3. Jalankan file setup fpc-2.6.2.1386-win32.exe dengan double klik file hingga muncul dialog seperti berikut.



4. Klik tombol Next pada kotak dialog setup direktori kerja Free Pascal dengan default berada pada C:\FPC\2.6.2.


5. Klik Next pada kotak dialog setup tipe paket instalasi, biarkan default pada pilihan "Full installation".


6. Klik Next pada dialog pemilihan folder start menu, biarkan

default saja.


7. Aktifkan semua pilihan Additional Tasks, kemudian klik Next.


8. Klik tombol Install dan tunggu proses instalasi selesai.


9. Jika kotak dialog proses instalasi selesai, muncul dialog tentang informasi Free Pascal. Klik tombol Next hingga muncul kotak dialog konfirmasi bahwa proses instalasi Pascal telah selesai dan siap digunakan.



Zona Aktivitas


A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan I)

1. Jelaskan pengertian bahasa pemrograman dan tuliskan karakteristiknya.

2. Tuliskan dan jelaskan jenis bahasa pemrograman berdasarkan penggunaannya.

3. Tuliskan dan jelaskan level bahasa pemrograman.

4. Apa perbedaan compiler dengan interpreter?

5. Jelaskan kelebihan pemrograman Pascal dibandingkan dengan program lainnya.


B. Praktikum (Nilai Praktik 1)

Download compiler Free Pascal dan install pada komputer Anda.


C. Eksperimen (Nilai Proyek I)

Setelah melakukan aktivitas B, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Di manakah Anda mendownload aplikasi Free Pascal?

2. Berapakah ukuran aplikasi tersebut?

3. Di manakah aplikasi Free Pascal Anda instal?

4. Berapakah ukuran aplikasi setelah dilakukan instalasi pada komputer?

5. Berapakah memori yang dibutuhkan untuk menginstal aplikasi Free Pascal?




D. Instalasi Java Development Kit (JDK) Windows

Untuk melakukan instalasi perangkat lunak bahasa U pemrograman Java pada Windows, lakukan langkah-langkah berikut.

1. Pastikan komputer Anda telah terinstal sistem operasi minimal Windows XP.

2. Unduh aplikasi Java JDK versi terbaru pada alamat http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/ index.html.

3. Pilih versi JDK terbaru, yaitu JDK SE 9.

4. Pilih paket produk yang sesuai dengan jenis sistem operasi Windows.

5. Jika telah selesai mengunduh paket JDK, lakukan instalasi dengan double klik file tersebut.

6. Klik Next untuk menyetujui dan melanjutkan proses instalasi


7. Klik next, kemudian membaca dan menerima lisensi.


8. Pada layar berikutnya akan terlihat proses instalasi java jdk sedang berjalan dan melihat status instalasi sedang melakukan extracting installer. Tunggu hingga proses ini selesai.

 


 9.  Setelah selesai java akan memunculkan pemeberitahuan bahwa Java SE Development Kit Successfully instaled. Klik pada tombol Close untuk menyelesaikan.

Sampai disini proses install java di windows telah berhasil, namun masih ada langkah yang harus dilakukan, yakni mengatur path java agar dapat berjalan pada laptop atau PC. Mengatur Path untuk menjalankan program Java di Windows Setelah install java selesai, jalankan Command Prompt (CMD) windows untuk melakukan pengecekan apakah program java telah berjalan di windows. Klik Start > ketik 'cmd' lalu enter.

Setelah layar cmd telah terbuka dengan warna latar hitam, ketik 'javac' lalu enter. dan jika hasilnya seperti gambar dibawah ini, yang menampilkan pesan kesalahan "javac' is not recognized as an internal or external command, operable program or batch file" itu artinya status java pada windows kamu masih belum diketahui, Anda harus mengatur path agar java dapat di identifikasi dengan benar. Lanjut ke langkah berikutnya.

 10.    Untuk mengatur path java JDK, Klik Start > klik kanan My Computer > pilih Properties.

 

11.       Pilih "Advanced System Settings".


 12.       Klik pada "Environment Variables".

13.    Selanjutnya, jendela lain akan terbuka dengan banyak kalimat dan huruf yang membingungkan. Klik dua kali pada variable "Path" pada salah satu kotak pilihan.

14.       Setelah variabel dibuka, kotak teks di jendela lain akan muncul. Hati-hati untuk tidak menghapus apa pun di kotak ini. Pada akhir kotak teks pada Variable value, menambahkan teks berikut:

 

 
 

15. Ini adalah asumsi Anda tidak mengubah path file instalasi. Setelah selesai Klik "Apply" dan "OK" untuk semua jendela yang baru saja dibuka.

16. Buka command prompt lagi, untuk melihat apakah itu perintah "javac" telah bekerja pada windows. Dan jika hasilnya seperti gambar dibawah ini, berarti java telah bekerja di laptop atau PC

 


Zona Aktivitas


A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan II)

1. Jelaskan kelebihan pemrograman Java dibandingkan dengan bahasa pemrograman Visual

Basic 6.0.

2. Apakah Java sudah mendukung pemrograman berorientasi objek? Jelaskan.

3. Bagaimana cara memeriksa paket aplikasi JDK SE 9 telah terpasang pada komputer?

4. Jelaskan perbedaan ekstension file source code Java dengan Pascal.


B. Praktikum (Nilai Praktik II)


Unduh JDK SE 9, kemudian lakukan instalasi pada mesin komputer berbasis sistem of Windows 7 64 bit (lihat petunjuk praktik).

sistem operasi


C. Eksperimen (Nilai Proyek II)

Lakukan instalasi paket Java pada komputer berbasis Debian. Selanjutnya, prese depan kelas.

nya, presentasikan di


Rangkuman

1. Bahasa pemrograman adalah sebuah bahasa yang menerjemahkan perintah yang diberikan oleh pengguna dalam susunan intruksi berupa kode-kode terstruktur kepada mesin komputer untuk mengerjakan proses tertentu.

2. Dalam penggunaannya, bahasa pemrograman dibedakan menjadi dua, yaitu untuk tujuan umum dan khusus.

3. Jika dilihat dari level bahasa dan akses hardware-nya, bahasa pemrograman dibedakan menjadi bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi.



Ulangan Akhir Bab 2

A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.


1. Berikut yang tidak termasuk jenis bahasa pemrograman adalah ....

a. Mongodb

b. Clipper

c. Pascal

d. Java

e . C++


2. Perhatikan baris kode berikut.

GAMBAR

Baris kode program yang merupakan salah satu ciri penulisan bahasa pemrograman adalah ....

a. Java

b. PHP

c. Basic

d. Pascal

e. Cobol


3. Penggunaan nama class dalam sebuah program Java yang berbeda dengan nama file akan mengakibatkan ....

a. class tidak menampilkan output tertentu

b. class program tidak dapat dieksekusi

c. perlu dikonversi ke binary

d. error manual :$class

e. error compile


4. Hal yang perlu diketahui dari bahasa pemrograman Visual Basic yang dapat diinstal pada komputer berbasis open source seperti Linux SuSe, yaitu ....

a. dapat diinstal

b. tidak bisa karena ber-platform Microsoft

c. dapat diinstal dan dijalankan menggunakan Wine

d. dapat dijalankan tetapi harus memperoleh lisensi resmi dari Microsoft

e. dapat dijalankan dan diinstal tetapi sistem operasi Linux harus di-upgrade repository-nya


5. File dalam Linux yang sering disebut sebagai kernel merupakan hasil kompilasi dari pemrograman berbasis C yang diberi nama vmlinuz. File tersebut memiliki format file dalam bentuk .....,

a. C.

d. Java

c. Exe

b. Pas

e. Img ELF


6. Salah satu kelebihan bahasa pemrograman Cobol adalah ....

a. mendukung penggunaan barcode reader

b. memiliki library error yang cukup detail

c. mampu menangani sistem yang kompleks

d. dapat dipasang pada komputer berbasis Fedora

e. penggunaan kode program dalam bahasa Inggris sehingga lebih mudah


7. Karakteristik bahasa pemrograman yang penulisan badan program berada di antara kode <? ?> adalah ...

a. Fortrand

b. Java

c. ASP

d. PHP

e. C


8. Bahasa programan yang digunakan oleh Linuz Torvald ketika membangun sistem operasi Linux adalah ....

a. B

b. C

c. Java

d. ASP

e. Fortran


9. Versi lanjutan dari bahasa pemrograman Pascal yang mendukung penggunaan GUL dalam mengembangkan aplikasi untuk memudahkan user berinteraksi sebaiknya menggunakan compiler.

a. .NET

b. Delphi

c. Gambas

d. Free Pascal

e. Turbo Pascal 7.0


10. Pada saat menjalankan bahasa pemrograman Java di Command Prompt. muncul informasi bahwa Java tidak dikenal meski sudah berhasil dilakukan instalasi. Hal harus dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut....

a. memperbaiki path environment Java di Windows

b. men-disable antivirus di Windows

c. restart mesin Windows

d. instal ulang JDK

e. update versi JDK


B Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.

1. Apa perbedaan antara interpreter dengan instalasi JDK ke compiler menurut pemahaman Anda?

2. Mengapa Java dalam perkembangannya lebih cepat diimplementasikan penggunaannya dari bahasa pemrograman Pascal?

3. Setelah selesai melakukan instalasi JDK ke dalam sistem Windows, mengapa harus dikenalkan dan diregistrasikan terlebih dahulu path JDK ke dalam environment?

4. Apa yang Anda ketahui tentang OOP?

5. Tuliskan perbedaan dari Fortran, C, dan BASIC.


C. Praktik

1. Lakukan instalasi sistem operasi Debian dengan mode GUI KDE pada komputer. Setelah itu, instal paket JDK pada komputer.

2. Tuliskan urutan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menginstal paket Java ke dalam linux Debian.

3. Jelaskan perbedaan dan persamaan penggunaan Java dalam Windows dan Linux.


D. Laporan

Buatlah laporan dalam bentuk print out tentang analisis dari soal Praktik tersebut.


BAB-III

STRUKTUR BAHASA PEMROGRAMAN

Kompetensi Dasar

3.3 Menerapkan alur pemrograman.

4.3 Menulis kode pemrograman.



A.Lingkungan Kerja Free Pascal

Setelah sukses melakukan instalasi compiler Free Pascal, secara default direktori kerja file link compiler berada di C:\FPC\2.6.2.


Untuk menjalankan compiler Free Pascal, ikuti langkah langkah sebagai berikut.

1. Klik Start - program - Free Pascal - Free Pascal

GAMBAR

2. Selain itu, juga dapat membuka file C:\FPC\2.6.2\bin\i386 win32\fp.exe.

3. Tampilan awal compiler Free Pascal.

GAMBAR

Free Pascal, Free Pascal memiliki beberapa menu utama dengan fungsi sebagai berikut.

1. File

a. New, membuat program baru.

b. New from template, memanggil template contoh yang disediakan oleh Free Pascal.

c. Open, memanggil program yang disimpan pada disk.

d. Reload, memanggil kembali program yang tertutup atau sedang tidak aktif

e. Save, menyimpan program dengan nama file yang sama.

f. Save As, menyimpan program dengan nama file baru,

g. Save All, menyimpan semua program yang sedang aktif di dalam lingkungan kerja.

h. Change Dir, mengubah drive aktif untuk penyimpanan dan pemanggilan file.

i. Print, untuk mencetak.

j. Printer Setup, pengaturan printer.

k. Change Dir, mengubah direktori kerja penyimpanan file program.

l. Command Shell, masuk ke command prompt DOS untuk sementara, untuk kembali lagi ke Free Pascal, Ketik EXIT atau fp.exe kemudian Enter.

m. Exit, keluar dari Free Pascal.

2. Edit

a. Undo, mengembalikan yang terhapus terakhir.

b. Redo, menghapus kembali yang di-Undo.

c. Cut, menghapus blok untuk dipindah ke tempat lain.

d. Copy, mengcopy blok.

e. Paste, menampilkan isi dari cut atau copy blog.

f. Clear, membersihkan layar.

g. Select all, memblok semua isi kode program dalam layar.

h. Unselect, membatalkan select all.

i. Show Clipboard, menampilkan isi clipboard.

j. Copy to Windows, menyalin isi source kode dalam layar ke dalam notepad pada windows.

k. Paste from Windows, menampilkan hasil salinan source kode dari program windows ke dalam layar.


3. Search

a. Find, untuk mencari atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan.

b. Replace, untuk mengganti kata atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan.

c. Search Again, mencari lagi kata atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan.

d. Go to line number, menuju ke baris yang dimaksud,

e. Find procedure, menemukan daftar baris yang menunjukan lokasi badan program procedure.

f. Globals, menunjukkan berbagai fungsi dan procedure yang ada di Pascal.

g. Modules, menunjukkan lokasi module yang dideklarasikan dalam program.

h. Objects dan Unit, untuk mencari nama objek dan unit.

i. Simbol, mencari simbol tertentu dalam baris program.

4. Run

a. Run, untuk menjalankan atau mengeksekusi program.

b. Step Over, memiliki cara kerja yang hampir sama

dengan Trace Into. Jika statement adalah sebuah procedure atau fungsi, keseluruhan subrutin akan dikerjakan sekaligus dan debugger akan berhenti pada statement sesudah pemanggilan ke subrutin. Trace into, perintah ini digunakan untuk mengeksekusi baris berikutnya. Jika ada pemanggilan ke suatu subrutin, pelacakan akan dimulai dari statement pertama dari subrutin tersebut. Go to cursor, digunakan untuk memulai/melanjutkan eksekusi program dimulai dari posisi saat eksekusi dimulai sampai tempat kursor berada.

Until return, kembali ke kondisi sebelumnya. f. Run directory, mengeksekusi exe file pada direktori kerja.

Parameter, menjalankan program parameter. Program reset, pilihan ini digunakan untuk memberitahukan Turbo Pascal bahwa perbaikan telah selesai dilakukan dan menginisialisasi debugger untuk

operasi yang lain.


5. Compile

a. Compile, digunakan untuk meng-compile program apakah kode yang dibuat sudah benar atau belum.

b. Make, digunakan untuk mengaktifkan perintah make. Jika file utama telah memiliki nama, file ini akan dikompilasi. Akan tetapi, jika file tersebut belum disimpan dan tidak memiliki nama, file yang terakhir yang sedang dimuat di editor akan dikompilasi. Pilihan ini sangat berguna jika terdapat beberapa program yang secara fisik terpisah tetapi secara logikanya merupakan suatu kesatuan.

c. Build, mirip dengan perintah make. Perintah build sifatnya bebas, sedangkan perintah make hanya akan mengompilasi file-file selain file yang digunakan.

d. Primary File, digunakan untuk menyatakan file berekstensi .pas. File tersebut akan dikompilasi pada saat diklik menu make atau ditekan tombol [F9] dan pemilihan menu build atau kombinasi tombol [Alt + C + B).

e. Clear primary file, menghapus file primer.

f. Compiler messages, digunakan untuk menampilkan jendela informasi dari program pas yang sedang aktif. Biasanya ketika dipanggil berada di posisi bawah. Informasi yang ditampilkan berupa ukuran kode sumber (dalam sumber dan baris), ukuran file .EXE atau .TPU dalam byte dan data.


6. Debug

a. Output, menampilkan output running program dalam Command Prompt. Untuk keluar dari mode ini, tekan Ctrl + C kemudian enter.

User screen, menampilkan output running dalam Command Prompt, untuk keluar tekan enter.

C. Add watch, menambahkan daftar sintaks yang akan

dimonitor.

d. Watches, menampilkan jendela watch.

e. Breakpoint, mengatur suatu baris sebagai breakpoint. Dalam editor, breakpoint ditunjukkan dengan highlight text.

f. Breakpoint list, menampilkan daftar breakpoint yang telah diset.

g. Evaluate, melakukan evaluasi terhadap ekspresi baris pemrograman.

Call stack, mengaktifkan jendela yang menunjukkan daftar pemanggil procedure dan fungsi ketika proses debugging.

i. Diassemble, menampilkan Disassembly Window.

j. Register, menampilkan value registers.

k. Floating point unit, menampilkan FPU Window.

1. Vector unit, menampilkan jendela vector unit.

m. GDB window, menampilkan GDB Window.


7. Tools

a. Messages, menampilkan mengenai pesan kesalahan.

b. Go to next, ke baris selanjutnya.

c. Go to previous, ke baris sebelumnya.

d. Grep, digunakan untuk menyaring masukan atau

menampilkan baris-baris yang mengandung kata kunci

tertentu.

e. Calculator, menampilkan aplikasi kalkulator.

f. ASCII table, menampilkan tabel kode ASCII.

8. Option, untuk mengatur berbagai pilihan compiler, memori

size, linker, debugger, dan lain-lain.

9. Window, untuk mengatur tampilan Windows.

10. Help, berisi berbagai bantuan yang disediakan Free Pascal.


Setelah menginstal dan mengetahui berbagai perintah yang terdapat di menu program Free Pascal, kita akan menjalankan compiler dan membuat program Pascal pertama. Perhatikan langkah-langkah berikut.


1. Buka Windows Explorer, arahkan tetikus pada tombol Start kemudian klik kanan, pilih Explore atau tekan kombinasi tombol keyboard Ctrl + E.

GAMBAR

2. Pilih drive C: kemudian buat folder dengan nama Pascal dengan mengklik kanan tetikus, pilih New - Folder.

GAMBAR

3. Setelah itu, beri nama folder tersebut dengan nama "Pascal".

4. Jalankan editor compiler Pascal (lihat materi sebelumnya tentang cara menjalankan compilerPascal).

5. Pada menu Free Pascal Editor, pilih Menu File - Change Dir untuk mengubah letak direktori kerja tempat menyimpan file script pascal nantinya.

GAMBAR

6. Setelah tampil kotak dialog Change Directory, pilih Drives kemudian klik folder Pascal dan terakhir klik tombol Chdi dan kemudian klik tombol OK.

GAMBAR

7. Klik Menu File - New untuk membuka layar kerja baru. Hingga muncul layar kerja baru dengan nama “noname01 pas".

GAMBAR

8. Ketikkan script program Pascal berikut.

GAMBAR

9. Lakukan compile hasil script yang telah diketikkan tadi dengan klik menu Compile - Compile atau dengan menekan tombol kombinasi Alt + F9. Setelah muncul kotak dialog penyimpanan file, beri nama file tersebut dengan nama "latihan1.pas".

GAMBAR

10. Selanjutnya, muncul pesan yang menginformasikan bahwa penulisan kode program sudah benar. Untuk kembali ke area kerja program, tekanlah sembarang tombol pada keyboard. Jika muncul pesan kesalahan (error), periksa kembali kode program pada langkah 8.

GAMBAR

11. Lakukan running hasil script program dengan mengklik menu Run - Run Ctrl + F9 atau tekan kombinasi tombol Ctrl + F9.

GAMBAR

12. Pastikan outputnya seperti berikut. Jika ingin keluar dari mode running program, tekan tombol Enter.


GAMBAR

Zona Aktivitas

A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan I)

1. Tuliskan langkah-langkah menjalankan editor compiler Free Pascal.

2. Tuliskan dan jelaskan submenu yang terdapat menu file Free Pascal.

3. Jelaskan perbedaan fungsi running (Ctrl + F9) dan compile (Alt + F9).

4. Jelaskan langkah-langkah mengopi baris kode progam Pascal pada editor Free Pascal ke Notepad.


B. Praktikum (Nilai Praktik 1)

Ketikkan script kode Pascal berikut:


GAMBAR

Lakukan compile dan run kode program tersebut.


C. Eksperimen (Nilai Proyek I) Lakukan eksperimen terhadap tugas praktikum pada aktivitas B dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.

1. Buatlah direktori dengan nama LATIHAN_PASCAL pada drive D:\ komputer Anda.

2. Jadikan direktori tersebut sebagai direktori kerja hasil kompilasi program Pascal.

3. Salinlah isi file pada direktori Pascal di drive C:\ ke dalam direktori D: LATIHAN_PASCAL

4. Tuliskan file yang terdapat pada folder hasil salinan tersebut.



(B) Struktur Pemrograman Pascal




Ilustrasi struktur badan pemrograman Pascal menggunakan Leditor Free Pascal adalah sebagai berikut.

GAMBAR

1. Judul Program


Judul merupakan penanda yang mengidentifikasikan sebagai nama program yang menjelaskan tentang fungsi dan proses yang dikerjakan oleh program.

Format Umum : Program Nama_program;

Contoh : Program Konversi suhu;


Pemberian judul nama program sebaiknya singkat jelas dan dapat memberikan gambaran umum tentang pekerjaan apa akan dilakukan program,


2. Deklarasi Program


Bagian di bawah judul program yang berfungsi untuk mendefinisikan atau setiap objek yang akan digunakan pada badan program. Berikut ini adalah beberapa syntax yang sering dideklarasikan.

a. Uses

Uses digunakan untuk menentukan jenis unit library yang kelak akan kita panggil fungsinya pada badan program. Unit yang dideklarasikan biasanya mengandung konstanta, tipe data, variable, procedure, dan function, Jenis unit yang tersedia dalam compiler Pascal mampu mendukung terhadap pemrograman objek dan grafis seperti System, Crt, Dos, Win Dos, Printer, Graph, Graph3, Turbo3, Overlay, String, dan WinCrt.

Cara pemanggilan unit : Uses nama_unit;

Contoh : Uses crt;


Contoh

Mendeklarasikan unit crt menggunakan uses.

GAMBAR

b. Label

Label dipakai untuk penanda dalam badan program sebagai tanda untuk melakukan lompatan ke sebuah baris kode program tertentu yang didahului dengan syntax go to.


Contoh

Perhatikan contoh untuk mendeklarasikan label berikut.

GAMBAR

c. Const

Const konstanta) merupakan sejenis variabel yang memiliki nilai data bersifat tetap


Contoh

Mendeklarasikan konstanta,

GAMBAR

d. Variabel

Variabel terdiri atas satu atau lebih karakter (word) dengan ketetapan tipe data tertentu.


Contoh

Mendeklarasikan variabel.

GAMBAR

e. Type

Type merupakan variabel yang memiliki range data yang tetap.


Contoh

Mendeklarasikan sebuah type data baru.

GAMBAR

f. Procedure

Procedure merupakan susunan kode program untuk mengerjakan proses tertentu yang berada di luar badan program utama. Dalam badan program utama, procedure dapat digunakan dengan cara mendeklarasikan namanya dan memanggil nama procedure pada bagian badan program utama.


Contoh

Mendeklarasikan sebuah procedure.

GAMBAR

g. Function

Function memiliki kerja yang sama dengan procedure. Akan tetapi, satu hal yang membedakan keduanya adalah function akan mengembalikan argument value kepada baris program yang memanggilnya.


Contoh

Mendeklarasikan sebuah function.

GAMBAR

3. Badan Program


Pada bagian badan program, semua kode yang kita tulis akan diperiksa dan dikerjakan prosesnya oleh compiler dan ditampilkan output-nya pada piranti keluaran. Perhatikan contoh penulisan algoritme badan program berikut.


Contoh

Mengoperasikan standar input output dengan Read ( ) dan write().

GAMBAR

Adapun penjelasan berdasarkan algoritme badan program di atas adalah sebagai berikut.

✓ Bagian badan program diawali dengan syntax "begin" dan diakhiri dengan syntax "end" lihat format berikut.

GAMBAR

✓ clrscr; perintah yang digunakan untuk membersihkan layar dari tampilan running program sebelumnya. write('Baris ke 1 dengan write'); perintah write digunakan untuk menampilkan string "Baris ke 1 dengan write" yang diawali tanda (TM) pada layar monitor pada baris yang sama. ✓ write('Baris ke 2 dengan write'); perintah write digunakan untuk menampilkan string "Baris ke 2 dengan write" yang diawali tanda ('') pada layar monitor pada baris yang sama dengan perintah write sebelumnya. Untuk itu, akan menghasilkan string secara bersambung "Baris ke 1 dengan write Baris ke 2 dengan write" (Gambar 3.14).

✓ readln(); perintah read () merupakan perintah dasar Pascal untuk meminta masukan berupa penekanan tombol keyboard. Ada beberapa fungsi perintah Read ( ) sebagai berikut.

♥ Read() digunakan untuk meminta masukan tombol enter keyboard dan meletakkan kursor pada baris yang sama

♥ Readln(), merupakan singkatan Readline digunakan untuk meminta masukan tombol enter keyboard dan meletakkan kursor pada baris berikutnya.

♥ Read (x) digunakan untuk meminta masukan dari keyboard baik berupa karakter, bilangan maupun tipe data string yang disimpan pada variabel x dan meletakkan kursor pada baris yang sama.

♥ Readln(x) digunakan untuk meminta masukan dari keyboard baik berupa karakter, bilangan maupun tipe data string yang disimpan pada variabel x dan meletakkan

kursor pada baris berikutnya. writeln('Baris ke 3 dengan writeln'); merupakan kependekan dari WriteLine yang artinya menampilkan string "Baris ke 3 dengan writeln" pada baris berikutnya. ✓ write('Masukkan Nama Anda = ');readln(x); fungsinya untuk menampilkan string

Masukkan Nama Anda = " dan diikuti dengan input dari keyboard yang akan disimpan pada variabel x. ✓ writeln('Nama Anda adalah ',x); perintah ini digunakan untuk menampilkan string "Name Anda adalah x". Jika nilai x = 'An adalah Andi Novianto.

✓ readln(; perintah pada baris terakhir ini adalah untuk mengakhiri mode running progam dan kembali layar kerja program dengan menekan tombol Enter.



(C) Kaidah Penulisan Program Pascal



Ada beberapa kaidah yang perlu diperhatikan pada saat menuliskan baris kode program. Adapun kaidah-kaidah tersebut adalah sebagai berikut.


1. Setiap akhir penulisan baris kode program Pascal selalu diakhiri tanda titik koma (;).


2. Dalam penulisan komentar pada baris kode program sebagai bagian penjelasan tentang kode program diikuti tanda kurung kurawal {isi komentar) atau dengan tanda (*isi komentar*), lihat contoh penulisannya berikut ini.

GAMBAR

3. Penulisan baris kode program boleh dituliskan dalam satu baris dengan catatan setiap akhir baris dipisahkan dengan tanda titik koma (;). Namun, untuk keteraturan dan kerapian dalam pengkodingan sebaiknya setiap baris selalu dipisahkan dalam baris baru untuk mengantisipasi perbaikan kesalahan debug.


4. Bersifat non case sensitive atau tidak membedakan huruf besar dan huruf kecil dalam hal penulisan perintah.


5. Reserved Word

Daftar kata (word) yang tidak boleh digunakan sebagai identifier dalam pemrograman misalnya digunakan sebagai konstanta, variabel, dan tipe data bentukan. Reserved word merupakan istilah yang sudah dideskripsikan dalam compiler sebagai sebuah sintaks khusus dalam pemrograman. Berikut ini adalah beberapa contoh reserved word yang digunakan dalam Pascal.

GAMBAR

6. Identifier

Identifier merupakan sebuah nama yang dideti untuk menjadi penanda terhadap sebuah ketentus program. Ada dua jenis identifier dalam pemrogram, yaitu:


a. Identifier standar

Identifier ini telah didefinisikan dalam compiler bahasa pemrograman Pascal atau yang lebih dikena sebagai reserved word. Akibatnya, deretan nama identifier tersebut tidak bisa dipakai sebagai sebuah identifier baru.


b. Identifier nonstandar

Nama yang didefinisikan oleh pemakai (programmer) dalam melakukan pengkodean program sebagai contoh:

  • Pemberian nama pada bagian judul program,

  • Pemberian nama variabel,

  • Pemberian nama konstanta,

  • Pemberian nama procedure dan function, dan

  • Pemberian nama tipe data bentukan baru.


Dalam memberikan nama identifier, perlu diperhatikan beberapa ketentuan berikut.


  • Boleh menggabungkan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf dalam pemberian nama,

  • Besar kecil tidak dipermasalahkan dalam compiler Pascal, sebagai contoh variabel nama = variabel NaMa

  • Tidak boleh mengandung blank atau spasi dalam penamaannya.

    • Contoh: var nama siswa : integer; (salah)

    • Contoh: var nama_siswa : integer; (benar)

  • Tidak boleh mengandung simbol khusus, kecuali garis bawah.

    • Contoh: var nama&siswa : integer; (salah)

    • Contoh: var nama_siswa : integer; (benar)

  • Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap sebagai identifier tetap oleh compiler Pascal.


(D) Unit Standar Pascal



Berikut ini beberapa jenis unit standar dalam Pascal yang harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan dalam badan program.


1. Crt

Unit standar Crt digunakan untuk melakukan manajemen input output pada layar monitor berupa teks seperti penjendelaan posisi teks, warna teks, posisi kursor, dan lainnya. Berikut daftar perintah yang disediakan pada unit Crt.

GAMBAR

2. DOS

DOS menyediakan fasilitas pengaksesan terhadap prosedur dan fungsi standar dalam DOS Prompt seperti DetTime, SetTime, DiskSize, DiskFree, dan lainnya. Perhatikan contoh berikut.

GAMBAR

3. System

Unit ini tidak perlu dideklarasikan pada program menggunakan perintah user system karena unit ini merupakan unit default pada Pascal yang secara otomatis akan mengenali setiap perintah. Adapun perintah dalam unit sistem dapat dilihat pada tabel 3.2.

GAMBAR

4. Graph

Unit yang menyediakan fungsi-fungsi perintah penanganan proses grafis pada sistem operasi.


Contoh

Menggunakan unit graph untuk menggambar garis, lingkaran, dan elips.

GAMBAR

Zona Aktivitas



A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan II)

1. Jelaskan struktur badan pemrograman dengan Pascal.

2. Jelaskan penggunaan deklarasi menggunakan uses, label, const, variabel, type, procedure dan function.

3. Tuliskan dan jelaskan ketentuan dalam membuat variabel.

4. Tuliskan dan jelaskan daftar perintah yang terdapat pada unit standar CRT.


B. Praktikum (Nilai Praktik II)


1. Buatlah program untuk menampilkan biodata Anda mulai dari Nama, Kelas, Jurusan, dan Sekolah menggunakan metode constanta dengan ketentuan textcolor = kuning dan TextBackground = biru yang dicetak mulai pada kordinat kolom 5 dan baris 2.


2. Buatlah program untuk menampilkan biodata Anda mulai dari Nama, Kelas, Jurusan dan Sekolah menggunakan metode variabel dengan menggunakan metode input-an

dari keyboard dengan ketentuan textcolor = merah dan textbackground = kuning yang dicetak mulai pada kordinat kolom 5 dan baris 2.


3. Ketikkan kode program Pascal berikut.

GAMBAR

Berdasarkan program di atas, lakukan kompilasi dan running. Jika terjadi error, lakukan perbaikan agar berhasil running.


C. Eksperimen (Nilai Proyek III)

Dari script program Pascal berikut, lakukan perbaikan sehingga mampu berjalan dengan normal


GAMBAR

(E) Struktur Pemrograman Java


Berbeda dengan Pascal yang cenderung ber-platto! Windows, bahasa pemrograman Java mampu be pada multiplatform sistem operasi baik itu Linux maup Windows. Sebagai salah satu jenis bahasa pemrograma tinggi yang bersifat open source buatan Sun Microsystem yang dilanjutkan oleh Oracle, Java memliki keunggulan, yaitu mampu mengeksekusi kode biner hasil kompilasi file program dengan JRE (Java Runtime Environment). Selain itu, Java sudah mendukung OOP (Object Oriented Programming) dan telah menyediakan ratusan API (Application Program Interface).


Awalnya, Java seperti halnya dengan Pascal adalah tipe bahasa pemrograman yang menggunakan perintah berbasis teks dengan ekstensi .java. File sumber kode program Java dapat diedit melalui beberapa aplikasi seperti NetBeans, Notepad, Wordpad, Eclips, Android Studio, dan lainnya tergantung keperluannya.


Pemrograman Java merupakan bahasa yang mendukung pemrograman berorientasi objek secara penuh. Objek dalam pemrograman Java dapat dienali dalam kehidupan sehari hari seperti mobil, motor, dan pesawat. Setiap objek memiliki karakteristik dan perilaku masing-masing. Contohnya, objek mobil memiliki karakteristik warna, kapasitas mesin, transmisi otomatis atau manual, serta berperilaku dapat bergerak maju, mundur, dan belok ke kanan atau kiri. Analogi objek dalam kehidupan sehari-hari juga diterapkan dalam OOP dalam Java. Karakteristik atau keadaan objek program dinyatakan dalam fields sedangkan perilaku atau pekerjaan yang dilakukan dinyatakan dalam bentuk methods.


Class merupakan representasi kerangka dari objek yang didefinisikan, contohnya adalah sebagai berikut.

GAMBAR

Constructor dalam Java merupakan metode yang memiliki nama persis dengan class di mana dia berada. Constructor memiliki fungsi untuk memberikan nilai awal class pada saat dipanggil sebagai objek dalam class lainnya. Dalam pemberian nama, constructor dapat menggunakan parameter atau kosong dan tidak menyebutkan penggunaan keyword void. Untuk lebih lengkapnya dapat dilihat kode program berikut.

GAMBAR

Output dari program tersebut adalah sebagai berikut.

GAMBAR

Untuk membuat objek dari sebuah class, harus memperhatikan tiga hal sebagai berikut.

1. Deklarasi

Pada bagian ini dilakukan dengan mendefinisikan terlebih dahulu nama variabel dan jenis objek yang akan digunakan.

2. Instansiasi

Untuk menginstansiasi objek, Anda harus menggunakan keyword new.

3. Inisialisasi

Untuk menginisialisasi objek baru, gunakan keyword new diikuti dengan nama constructor. Berikut contoh source code program Java.

GAMBAR

Penjelasan:


Deklarasi Package

Pendeklarasian sebuah nama Package biasanya digunakan dalam sebuah paket program besar yang berguna untuk mengelompokkan classes dalam satu library:

Package identik dengan nama direktori tempat penyimpanan beberapa class dalam sebuah program. Di bawah baris kode deklarasi package sering dituliskan beberapa kode import nama package library yang akan dilibatkan dalam penulisan kode program Java.


Deklarasi Class

Class dapat diartikan sebagai prototype atau kerangka yang menjelaskan karakteristik sebuah objek dengan mendeklarasikan setiap variabel (data) dan method (perilaku) yang kemungkinan melekat pada sebuah objek. Nama setiap class inilah yang akan dieksekusi oleh Java menjadi sistem biner. Dengan demikian, semua deklarasi dimulai dari method, event, operasi aritmatika, dan logika berada dalam badan class pertama yang akan dieksekusi. Dalam kasus ini, method yang dikerjakan dalam badan class pada contoh di atas adalah menampilkan string di layar monitor, yaitu "Ini program pertama dengan JDK SE 9".


Dalam menulis kode program Java harus memperhatikan beberapa hal seperti berikut.

  • Case sensitive, setiap baris kode program dalam Java sangat memerhatikan huruf besar dan kecil, seperti variabel Tester berbeda dengan tester.

  • Dalam menulis nama class program Java harus diawali dengan huruf kapital.

  • Pemberian nama method dalam class program Java diawali dengan huruf kecil, contohnya adalah sebagai berikut.

GAMBAR

  • Baris komentar tunggal diawali dengan tanda //.

  • Baris komentar yang lebih dari satu diawali dengan tanda /* dan diakhir dengan tanda *).

  • Penulisan dan penyimpanan nama file program Java harus sama dengan nama class.

  • Eksekusi program Java dimulai dari main method yang diawali dengan baris kode sebagai berikut.

GAMBAR

Untuk membuat program Java, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Buat direktori untuk menyimpan file-file latihan pemrograman java, sebagai contoh berada di D:\latihan-java.

2. Buat file dengan nama contoh.java menggunakan notepod

3. Ketikkan baris kode berikut.

GAMBAR

4. Buka Command Prompt kemudian arahkan pada lokasi direktori tempat file contoh.java tersimpan.

GAMBAR

5. Compile dengan perintah javac contoh.java.

GAMBAR

6. Untuk mengeksekusi file contoh.java, gunakan perintah java contoh.

GAMBAR

Zona Aktivitas


Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan III)

1. Jelaskan penulisan struktur pemrograman Java.

2. Mengapa bahasa pemrograman Java mampu bekerja pada komputer berbasis Windows maupun Linux? Jelaskan.

3. Apa perbedaan antara package dengan class dalam sebuah struktur baris kode bandse pemrograman Java?

4. Apa perbedaan dan persamaan antara baris kode perintah write pada Pascal dengan System.out.println pada pemrograman Java?


B. Praktikum (Nilai Praktik III)

Buatlah program untuk menampilkan biodata Anda mulai dari Nama, Kelas, Jurusan, dan Sekolah menggunakan bahasa pemrograman Java.

C. Eksperimen (Nilai Proyek III)

Dari script program Java berikut, lakukan perbaikan sehingga program mampu berjalan dengan normal.

GAMBAR

Rangkuman


1. File sumber kode program Pascal memiliki ekstensi .pas sedangkan file sumber kode program Java berekstensi java.

2. Struktur pemrograman Pascal terdiri atas judul program, deklarasi program, dan badan program.

3. Setiap akhir penulisan baris kode program Pascal diakhiri dengan tanda titik koma ().

4. Struktur penulisan baris kode program Java berada dalam sebuah class. Badan program utama yang dieksekusi diletakkan dalam public static void main (Strings.. args) {.

5. Penulisan kode program Java bersifat case sensitive, pemberian nama class diawali dengan huruf besar, baris komentar tunggal diawali dengan tanda II, dan baris komentar lebih dari satu diawali tanda /* dan diakhiri tanda */.



Ulangan Akhir Bab 3



A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.


1. Fungsi menu pada compiler Free Pascal yang berfungsi untuk menentukan atau mengubah drive aktif untuk penyimpanan dan pemanggilan file hasil pengodingan program Pascal adalah

a. File - New

b. File - Open

c. File - Change Dir

d. Edit - Copy to Windows

e. Edit - Paste from Windows


2. Fungsi menu yang digunakan untuk untuk mencari atau perintah yang tertulis pada program yang sedang dikerjakan adalah

a. File - New

b. Search - Find

c. File - Change Dir

d. Edit - Copy to Windows

e. Edit - Paste from Windows


3. Perhatikan gambar berikut.

GAMBAR

Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah .

a. variabel

d. konstanta

c. assignment

d. judul program

e. deklarasi program


4. Suatu bagian pada program yang berfungsi sebagai pemberi tanda atau nama program yang menjelaskan tentang fungsi dan proses yang dikerjakan oleh program disebut.

a. variabel

b. konstanta

c. judul program

d. assignment

e. deklarasi program


5. Syntax program yang berfungsi sebagai penanda dalam badan program sebagai tanda untuk melakukan lompatan ke sebuah baris kode program tertentu yang didahului dengan syntax go to adalah ....

a. konstanta

b. label

c. tipe datae .

d. uses

e. variabel


6. Perhatikan script program berikut.

GAMBAR

Baris yang menunjukkan badan program utama akan dieksekusi adalah ....

a. {}

b. package Biodataku

c. public class Biodata

d. System.out.println("Namaku Joni")

e. public static void main (String [] args)


7. Berikut hal-hal yang tidak perlu diper hatikan ketika menulis kode program Java adalah

a. case sensitive

b. nama method diawali dengan huruf besar

c. penulisan nama class diawali dengan huruf besar

d. untuk menampilkan keluaran class dengan syntax javac

e. untuk meng-compile file program Java dengan syntax javac


8. Perhatikan baris kode berikut.

GAMBAR

Hal yang menjadi penyebab error dari kode program Java ketika di-compile adalah ....

a. system

b. class pertama

c. system.out.println

d. public static void main (string[] args)

e. system.out.println("Hello, Ini pemrograman Java)


9. Perhatikan kode berikut.

GAMBAR

Nilai kar1 jika kode program dieksekusi adalah ....

a. A

b. B

c. c

d. 1

e. error


10. Perhatikan script program berikut.


GAMBAR

Output pada program tersebut adalah ....

a. error: non-static variable users cannot be referenced from a static context

b. cannot display

c. over stack

d. 20

e. 10


B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.


1. Tuliskan dan jelaskan pedoman dalam menulis kode pemrograman Pascal.

2. Tuliskan dan jelaskan struktur penulisan kode program Java?

3. Tuliskan dan jelaskan daftar perintah yang terdapat pada unit standar Crt.

4. Jelaskan perbedaan Read, Readln, Write, dan Writeln.

5. Jelaskan cara menampilkan output berupa string ke dalam layar monitor menggunakan Java.

6. Tuliskan dan jelaskan perbedaan kode program Pascal, Fortran, Cobol, C, Java, dan Basic.

7. Jelaskan perbedaan fungsi void main dengan class dalam Java.

8. Menurut Anda, apakah bahasa pemrograman Java dapat digunakan dalam mobile programming seperti android?

9. Apa perbedaan variabel dan konstanta?

10. Apa perbedaan perintah System.out.println dengan System.out.print pada bahasa pemrograman Java?




BAB-V

OPERASI ARITMATIKA DAN LOGIKA

Kompetensi Dasar

3.5 Menerapkan operasi aritmetika dan logika.

4.5 Membuat kode program dengan operasi aritmetika dan logika


(A) Operasi Aritmetika dalam Pascal


Sebuah proses yang melibatkan operator terhadap dua input data atau lebih untuk menghasilkan nilai output tertentu disebut sebagai operasi. Operasi yang melibatkan nilai data berjenis numerik, baik bilangan bulat maupun bilangan real disebut sebagai operasi aritmetika. Data yang memperoleh perlakuan operasi disebut operand, sedangkan simbol khusus yang melakukan operasi disebut sebagai operator. Berikut adalah daftar operasi matematika yang dikenal oleh Pascal.

GAMBAR

Contoh operasi aritmetika yang dapat dilakukan pada program Pascal dapat disajikan dalam bentuk tabel berikut.

Penjelasan:

Program pengoperasian matematika dengan data berjenis bilangan real memiliki operator penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/).

Untuk melakukan proses pemilihan jenis operator dalam operasi, digunakan metode percabangan dengan struktur case...of.



GAMBAR

Penjelasan:

Program pengoperasian matematika dengan data berjenis bilangan bulat memiliki operator penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan penghitungan sisa hasil bagi

Untuk melakukan proses pemilihan jenis operator dalam operasi, digunakan metode percabangan dengan struktur case...of.

GAMBAR

Penjelasan:

Program pengoperasian matematika dengan operator pembagian (l) antara bilangan bulat dengan bilangan real akan menghasilkan bilangan real.



(B) Fungsi Matematika



Untuk mendukung operasi aritmetika dalam pemrograman Pascal dapat menggunakan beberapa fungsi matematika seperti berikut.


1. ABS

ABS merupakan fungsi matematika dalam Pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai mutlak dari sebuah bilangan negatif. Perhatikan contoh fungsi ABS dalam pengoperasian matematika berikut.


GAMBAR

2. FRAC

FRAC merupakan fungsi matematika dalam Pascal yang berguna untuk menghasilkan nilai desimal dari bilangan real.

GAMBAR

3. INT

Fungsi INT berguna untuk membulatkan bilangan pecahan menjadi sebuah bilangan bulat positif.


GAMBAR

4. LN

LN berfungsi untuk menghasilkan nilai logaritma dari sebuah bilangan.

GAMBAR

5. SIN

Syntax SIN berfungsi untuk menghitung nilai sinus dari sebuah bilangan yang biasanya digunakan untuk menghitung sudut tertentu dari 0° sampai 360° pada operasi matematika.

GAMBAR

6. SQR

Syntax SQR berguna untuk melakukan penghitungan kuadrat dari sebuah bilangan.

GAMBAR

7. SORT

Syntax SQRT berguna untuk melakukan penghitungan akar kuadrat dari sebuah bilangan.


GAMBAR

8. Pemangkatan Lebih dari 2

Untuk menghitung bilangan dengan pangkat lebih 2, misalnya 4 pangkat 3, maka harus menggunakan struktur perulangan untuk melakukan perkalian sebanyak jumlah pangkat. Contohnya sebagai berikut.


22 = 2 x 2 = 4

43 = 4X4 X 4 = 64

4=1


GAMBAR

9. PRED

Perintah PRED digunakan untuk menghasilkan nilai yang lebih kecil darinya. Perintah PRED hanya dapat digunakan pada tipe data numerik, character, dan Boolean.

GAMBAR

10. SUCC

Perintah SUCC digunakan untuk menghasilkan nilai yang lebih besar darinya. Sama seperti perintah PRED, SUCC hanya dapat digunakan pada tipe data numerik, character, dan Boolean.


GAMBAR

11. CHR

Perintah CHR digunakan untuk mengonversi data numi menjadi data bertipe karakter berdasarkan kode ASCII.


GAMBAR

12. ORD

Perintah ORD digunakan untuk mengonversi data bertipe karakter menjadi data bertipe numerik berdasarkan kode ASCII.


GAMBAR

13. ODD

Perintah ODD digunakan untuk menentukan sebuah bilangan termasuk bilangan ganjil atau bukan. Output dari operasi ODD adalah boolean.

GAMBAR

14. INC dan DEC

Perintah INC digunakan untuk menambah nilai bilangan numerik sebesar 1, sedangkan perintah DEC digunakan untuk mengurangi nilai bilangan numerik sebesar 1. Format penulisan INC adalah sebagai berikut.

GAMBAR

15. RANDOM

Perintah RANDOM digunakan untuk menampilkan bilangan numerik secara acak. Adapun format penulisannya adalah sebagai berikut.

GAMBAR

Zona Aktivitas


Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan I)

1. Jelaskan jenis operator aritmetika pada bilangan bulat dan bilangan real.

2. Jelaskan fungsi matematika ABS, FRAC, SOR, SORT, INT, LN, SIN, PRED, SUCC, ORD, ODD,

INC, DEC, dan RANDOM.


(C) Operasi Logika dalam Pascal

C.OPERASI LOGIKA DALAM PASCAL

Operasi ini dilakukan hanya pada data yang bertipe Boolean, yaitu true dan false dengan hasilnya adalah Boolean. GAMBAR

Operator logika NOT akan menghasilkan nilai berlawanan dari nilai yang di-input-kan. Jika x bernilai false, ketika dioperasikan dengan operator NOT menjadi x := NOT(x); nilai x menjadi true.


Contoh


mengunakan operator NOT


GAMBAR

Operator logika OR akan menghasilkan nilai true jika salah satu operand bernilai true. Contoh algoritmenya adalah sebagai berikut.


GAMBAR

Penjelasan:

GAMBAR

x = 9 dan y = 10

x <y, bernilai benar (true)

X = y, bernilai salah (false) true OR false menghasilkan true, maka program menampilkan output 'x lebih kecil sama dengan y.

Penjelasan:

GAMBAR

x = 9 dan y = 10

x < y, bernilai benar (true)

x = y, bernilai salah (false) true AND false menghasilkan output false, maka program menampilkan output 'x bernilai tidak lebih kecil dan sama dengan y'.


GAMBAR

Penjelasan:

x = 9, y = 10, dan z = 1.

Pada kondisi pertama (x < y) bernilai true XOR (x > z) bernilai true. Output yang dihasilkan darioperasi true XOR true adalah false sehingga pada struktur percabangan if yang pertama tidak akan mengerjakan aksi di bawahnya.

Pada kondisi kedua (x < y) bernilai true XOR (y <z) bernilai false. Output yang dihasilkan dari operasitrue XOR false adalah false sehingga pada struktur percabang if yang kedua akan mengerjakan aksi dibawahnya dengan mencetak tulisan 'x lep besar y, y tidak lebih kecil z'.


Zona Aktivitas


A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan II)

1. Jelaskan jenis operator logika yang Anda ketahui.

2. Apa perbedaan operator OR dengan XOR? Jelaskan dengan program.




(D) Operasi Bit dalam Pascal



operasi bit digunakan untuk melakukan manipulasi bit pada bilangan bertipe data byte dan word. Perbedaan mendasar disebut sebagai operasi bitwise. Operator logika melakukan pengoperasian pada semua jenis data yang di-input dan menghasilkan nilai output berupa nilai Boolean, yaitu true dan false. Berbeda dengan operator logika, operator bitwise mirip dengan operator aljabar yang mengolah data bertipe byte dan word sehingga menghasilkan nilai output berupa bilangan juga. Terdapat lima jenis operator bitwise yang dikenal dalam Pascal, yaitu AND, OR, XOR, SHR, dan SHL.


1. Konversi Bilangan Biner

Bilangan biner terdiri atas dua jenis, yaitu true (1) dan a (O). Nilai true mewakili bilangan 1 atau kondisi sakelar listrik dalam kondisi ON, sedangkan false mewakili bilangan atau kondisi sakelar listrik dalam kondisi OFF.


Contoh

GAMBAR

2. Operator OR

Operator OR akan menghasilkan nilai true jika salah satu operand-nya bernilai true (lihat subbab sebelumnya).


Contoh

GAMBAR

3. Operator XOR

Operator XOR akan menghasilkan nilai true jika nilai kedua operand berbeda. Akun tetapi, operator tersebut akan bernilai false jika nilai kedua operand sama, meski nilai keduanya adalah true.


Menggunakan operator bit XOR.

Pada layar komputer Anda akan muncul tampilan operator bit dengan XOR seperti gambar berikut.


Contoh

GAMBAR4. Operator AND

Operator AND akan menghasilkan nilai true jika kedua operand bernilai true. Akan tetapi, operator tersebut akan bernilai false jika salah satu operand atau bahkan kedua operand bernilai false.


Contoh

GAMBAR

5. Operator SHR

SHR merupakan singkatan dari Shift Right yang berarti menggeser nilai bit ke kanan menuju ke posisi yang lebih rendah. Bentuk format penulisan kode program adalah sebagai berikut.

GAMBAR

bit 1 dan bit kedua dari bilangan 10 digeser 2 bit (dihapus sebanyak hal menjadi bernilai 10. Jadi, nilia bilangan 10 desimal setelah dioperasikan da SHR sebanyak 2. menghasilkan nilai desimal sebesar 2.



2. Menggunakan fungsi SHR

GAMBAR

Hasil dari output program di atas memiliki perhitungan sebagai berikut.

GAMBAR

3. Fungsi SHR sama dengan membagi bilangan dengan 2 sebanyak n kali.

GAMBAR

Dari program tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebuah bilangan ketika mendapat perlakuan operator SHR akan sama dengan bilangan tersebut dibagi 2 sejumlah n kali. Contohnya adalah sebagai berikut.


10 SHR 3.

Penyelesaian: 10 div 2 div 2 div 2 = 1


6. Operator SHL

SHL merupakan singkatan dari Shift Left yang berarti menggeser nilai bit ke kiri menuju ke posisi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Bentuk format penulisan kode program adalah sebagai berikut.


Contoh

1. 10 SHL 2.

Jawab: Konversi mode 10 SHL 2 adalah mengubah bilangan 10 desimal menjadi biner sehingga bentuknya menjadi:


Menambahkan 2 bit bernilai 00 pada deret bit sebelah kiri bilangan 1010 sehingga data menjadi 101000. Jadi, nilai bilangan 10 desimal setelah dioperasikan dengan operator SHL sebanyak 2 menghasilkan nilai desimal sebesar 40.


2. Menggunakan fungsi SHL.

Hasil dari output program tersebut memiliki perhitungan sebagai berikut.


3. Fungsi SHL sama dengan mengalikan bilangan dengan 2 sebanyak 3 kali.


Dari program tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebuah bilangan ketika mendapat perlakuan operator SHL akan sama dengan bilangan tersebut dikali 2 sejumlah n kali. Contohnya adalah sebagai berikut. 10 SHL 3

Penyelesaian: 10 * 2 * 2 * 2 = 80

GAMBAR

Zona Aktivitas

A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan III)

1. Konversikan bilangan desimal berikut menjadi dalam bentuk biner.

GAMBAR

2. Tuliskan dan jelaskan macam-macam operator bit.


(E) Operasi Aritmetika dalam Java


Seperti pemrograman Pascal, Java juga memiliki beberapa operator aritmetika yang dapat digunakan untuk melan ekspresi matematika seperti proses penghitungan gaji, aijo dan penghitungan diskon. Berikut daftar operasi matematin yang dikenal oleh Java.


Contoh

Berikut contoh operasi aritmetika dengan Java.


Program tersebut akan menghasilkan output berikut.

GAMBAR

(F) Operasi Relasional dalam Java


Operasi relasional adalah operasi yang dilakukan untuk membandingkan antara dua nilai yang menghasilkan nilai data bertipe Boolean (true atau false). Operasi ini sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi dalam sebuah struktur percabangan seperti if...then. Berikut daftar operator relasional dalam Java


Contoh

Contoh dalam membandingkan dua data dalam operasi relasional adalah sebagai berikut.


Output program tersebut adalah sebagai berikut.

GAMBAR

(G) Operasi Logika dalam Java


perasi logika adalah sebuah operasi yang digunakan untuk membandingkan dua kondisi atau lebih dengan hasil keluaran berupa data bertipe Boolean (true atau false). Berikut daftar operator logika dalam Java.


Contoh

Berikut contoh dalam melakukan operasi logika dengan Java.


Output dari program tersebut adalah sebagai berikut.

GAMBAR

(H) Operasi Assignment dalam Java


Operasi assignment digunakan untuk memasukkan nilai hasil operasi aritmetika ke dalam suatu variabel. Bentuk format dibandingkan dengan operasi aritmetika. Sebagai contoh adalah A += C dengan penulisan aritmetika adalah A = A + C. Berikut daftar operasi assignment.


Contoh

Berikut contoh dalam melakukan assignment penjumlahan dan perkalian dengan Java.


Output dari kode program tersebut adalah sebagai berikut.

GAMBAR

I) Operasi Kondisional dalam Java

syarat terjadinya operasi kondisional adalah terdapat tiga operand yang akan digunakan untuk memeriksa nilai data Boolean dalam sebuah ekspresi. Penggunaan operasi ini menggunakan operator ?:. Format penulisan operasi kondisional atau ternary seperti berikut.


Contoh

Contoh operasi kondisional dengan Java adalah sebagai berikut.


Output dari kode program tersebut adalah sebagai berikut.

GAMBAR

(J) Operasi Instanceof dalam Java

Operasi ini digunakan secara khusus pada variabel dengan

referensi objek untuk mengecek tipe dari objek tersebut. Format penulisan operator instanceof seperti berikut.


Nilai keluaran true akan dihasilkan jika objek yang direferensikan oleh variabel berada di sebelah kiri operator termasuk kategori class yang berada di bagian kanan. Contohnya adalah seperti berikut.


Contoh

Contoh penggunaan operator instanceof dengan Java adalah sebagai berikut.


Keluaran hasil kode program tersebut adalah sebagai berikut.


GAMBAR

Sama seperti dalam sebuah rangkaian operasi aritmetika, jika memiliki beberapa operator, akan dilakukan urutan pengerjaan berdasarkan prioritas utama. Dalam Java, hal ini disebut sebagai preseden operator. Berikut daftar dari preseden operator Java.

GAMBAR

A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan IV)

1. Tuliskan dan jelaskan operator aritmetika yang didukung oleh bahasa pemrograman Java.

2. Apa perbedaan antara penggunaan operator && dan || dalam Java?

3. Apa yang dimaksud dari assignment A *= B dalam sebuah baris kode bahasa pemrograman java?

4. Apa yang Anda ketahui tentang operator dalam sebuah baris kode pemrogaman Java?


Rangkuman

1. Operator aritmetika dalam Pascal dan Java terdiri atas +, - *. 1, dan %.

2. Operator logika dalam Pascal terdiri atas NOT, AND, OR, dan XOR.

3. Dalam Pascal dikenal lima jenis operator bitwise, yaitu AND, OR, XOR, SHR, dan SHL.

4. Operator relasional dalam Java dapat digunakan untuk membandingkan kondisi dua data antara lain ==, !=, >, <, >=, dan <=.

5. Operator logika yang dapat digunakan dalam Java antara lain &&, ll, dan !.


Ulangan Akhir Bab 5


A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.


1. Berikut yang bukan merupakan operator aritmetika terhadap bilangan bulat adalah

a. +

b. -

c. /

d. mod

e. *


2. Berikut yang bukan merupakan operator aritmetika terhadap bilangan real adalah

a. +

b. -

c. /

d. mod

e. *


3. Perhatikan baris kode program berikut.

GAMBAR

Nilai hasil dari kode program berikut adalah

a. 0.633

b. 0.64

c. 1.64

d. 6.3999985

e. 6.44444

4. Perhatikan baris kode program berikut.

GAMBAR

Nilai hasil dari kode program tersebut adalah

a. true

b. false

c. {

d. 101

e. 99


5. Operator assignment dalam Java yang digunakan untuk memastikan bahwa dua nilai data yang dibandingkan adalah berbeda dapat menggunakan jenis operator

a. ==

b. !=

c. <

d. >

e. !!


6. Perhatikan baris kode program berikut.

GAMBAR

Nilai output variabel chr dari kode program berikut adalah .....

a. A

b. a

c. {

d. 6

e. >


7. Operator yang berfungsi membagi nilai operand sebelah kiri dengan operand sebelah kanan dan sisa hasil pembagian disimpan ke dalam operand sebelah kiri adalah

a. /=

b. +=

c. !=

d. -=

e. %=


8. Perhatikan barisan kode pemrograman Java berikut.

GAMBAR

Output dari y adalah ....

a. 200

b. 100

c. true

d. false

e. null



9. Perhatikan kode program berikut.

GAMBAR

Baris yang menunjukkan bahwa operator instanceof sedang dijalankan oleh compiler Java adalah ....

a. 10

b. 7

c. 6

d. 5

e. 4


10. Operator aritmetika yang tepat untuk menentukan suatu bilangan bernilai ganjil atau genap adalah ....

a. +

b. -

c. /

d. *

e. %



B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.


1. Apa perbedaan antara fungsi INC dan DEC

2. Jelaskan perbedaan operator bit OR dengan operator bit XOR dalam bentuk program.

3. Tuliskan algoritme untuk menampilkan bilangan secara acak dari 1 sampai 120 sebanyak 20 kali.

4. Jelaskan perbedaan operator matematika terhadap bilangan bulat dibandingkan dengan bilangan real.

5. Tuliskan dan jelaskan macam-macam operator bit.

6. Jelaskan jenis-jenis variabel yang Andaketahui dalam pemrograman Java.

7. Jelaskan perbedaan antara penggunaan operator = dengan %= dalam Java.

8. Untuk menguji dua buah nilai data, sebaiknya menggunakan operator relasional apa dalam pemrograman Java? Jelaskan pendapat Anda.

9. Untuk menghasilkan nilai dalam kondisi true dalam sebuah perbandingan kondisi sebuah logika program, sebaiknya menggunakan operator && atau || dalam Java? Jelaskan pendapat Anda.

10. Apa yang Anda ketahui tentang operasi kondisional? Jelaskan format penulisan yang digunakan.


BAB - VI

STRUKTUR KONTROL PERCABABANGAN

 

 A. Statement If

Dalam bahasa pemrograman Pascal dan Java, dikenal dengan istilah statement. Dalam istilah algoritme, statement adalah pernyataan yang berarti suatu instruksi yang tersedia dalam unit standard library bahasa pemrograman untuk mengerjakan suatu interupsi atau perintah tertentu. Dalam compiler Turbo Pascal dan Free Pascal, dikenal sebelas jenis formasi statement ketika melakukan kompilasi terhadap source code program bahasa Pascal. Statement tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Assignment (pemberian nilai)

2. Compound (menggabungkan)

3. If...then...else

4. Case...of

5. For...do

6. While...do

7. Repeat...until

8. With

9. Procedure Call

10. GOTO

11. InLine

 

Statement if dalam Pascal dan Java digunakan untuk menyeleksi sebuah kondisi bernilai benar atau salah denna format sebagai berikut.

Penyeleksian ini dilakukan pada sebuah kondisi, jika benar, akan mengeksekusi perintah. Namun, jika kondisi tidak sesuai, perintah program akan diabaikan.

Contoh

1. Untuk menentukan kelulusan dengan nilai minimal 70 pada Pascal, format penulisannya adalah sebagai berikut

adapun pada bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut.

2. Mengonversi nilai menit ke dalam hitungan jam dan menit pada Pascal.

Adapun pada bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut.

Output dari kode program Java di atas adalah sebagai berikut.

 GAMBAR SCRIPT

 

B. Statement If...Else

Dada statement ini, program akan menyeleksi kondisi pertama Jika bernilai true (benar), akan mengerjakan perintah 1. Jika kondisi bernilai false (salah), program akan langsung mengeksekusi pernyataan ke-2.

 

Contoh

 

Menentukan kelulusan dengan nilai minimal 70. Jika nilai kurang dari 70, akan ditampilkan egagalan. Berikut contoh penulisannya.

 

Adapun dalam bentuk kode program Java adalah sebagai berikut.

 

Output dari kode program dalam bahasa pemrograman Java atau Pascal adalah seperti berikut.

 

2. Menentukan jenis bilangan ganjil atau genap dari besar bilangan yang di

Adapun dalam bentuk kode program Java adalah sebagai berikut 

Output dari kode program Java atau Pascal tersebut adalah sebagai berikut.

 

 

 

C. Statement If...Else

pada format percabangan ini, program akan menyeleksi pertama. Jika bernilai true, program da format logika menyeleksi mengerjakan program akan bernilai true, pro namun, jika semua se secara otomatis akan perintah 1, tetapi jika kondisi ke-1 bernilai kan melanjutkan penyeleksian kondisi ke-2

 

program akan mengeksekusi pernyataan ke-2. la seleksi kondisi bernilai salah (false), program akan mengeksekusi pernyataan terakhir.

 

Contoh

 

Berikut ini contoh program pada Pascal untuk menentukan siswa kompeten atau tidak berdasarkan nilainya. Jika kurang dari 70, siswa tidak kompeten. Namun, jika lebih besar atau sama dengan 70, siswa kompeten. Selain range bilangan bulat tersebut, nilai yang dimasukkan belum benar. Perhatikan contoh penulisan berikut.

 

Adapun dalam bentuk program Java adalah sebagai berikut.

 

Output dari eksekusi kode program Java dan Pascal tersebut adalalah sebagai berikut


Zona Aktivitas

A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan I)

1. Tuliskan dan jelaskan sebelas jenis statement yang dikenal dalam Pascal.

2. Tuliskan dan jelaskan struktur control percabangan dengan if..then.

3. Jelaskan alur logika percabangan if...else.

4. Apa perbedaan menulis komentar dalam progam Pascal dan Java?

 

 

 

D. Statement If..Else Bersarang

Konsep percabangan bersarang adalah logika percabangan di dalam percabangan.

Contoh

Menghitung jumlah bilangan genap dari 1 sampai 50 dan jumlah bilangan ganjil lebih besar dari 50 hingga 100.

Adapun dalam kode program Java adalah sebagai berikut.

Output dari kode program Java a

E. Statement Switch dan Case...Of

Dalam Pascal, metode penyeleksian logika dengan Case...of akan memeriksa kesamaan nilai variabel dengan daftar pilihan nilai yang telah disediakan dengan bentuk format seperti berikut.

 

Bentuk umum:

 

Contoh

Menentukan nilai dengan ketentuan sebagai berikut.

Nilai kurang dari atau sama dengan 40 memperoleh nilai E. . 

Nilai kurang dari 61 dan lebih besar sama dengan 41 memperoleh nilai D.

Nilai kurang dari 76 dan lebih besar sama dengan 61 memperoleh nilai C

Nilai kurang dari 86 dan lebih besar sama dengan 76 memperoleh nilai B. 

Nilai kurang dari 101 dan lebih besar sama dengan 86 memperoleh nilai A.

 

Sementara dalam bahasa pemrograman Java, struktur pemilihan nilai tertentu sebagai dasar logika perbandingan seperti bentuk format case..of dalam Pascal menggunakan statement switch seperti berikut

 

Dalam menulis statement switch Java, perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu sebagai berikut.

a. Tipe data yang digunakan dalam variabel switch hanya boleh berupa byte, short, int, atau char.

b. Anda dapat memberikan daftar pilihan nilai variabel dalam switch dengan diawali keyword case dan dikuti dengan nilai yang dibandingkan serta diakhiri tanda titik dua (:).c. Daftar nilai data variabel dalam case harus memiliki tipe data yang sama dengan variabel

dalam switch.

d. Jlika data yang dibandingkan dengan nilai data dalam case, akan dilanjutkan ke baris kode break; yang berarti proses eksekusi pembandingan dengan switch akan berhenti.

e. Jika tidak dilengkapi dengan baris kode break; pada setiap pilihan case, maka proses pembandingan data tetap akan dilakukan meski sudah memiliki nilai TRUE dan mengeksekusi case tersebut.

f. Statement switch mempunyai nilai case default yang ditulis pada akhir baris.

 

Program Java menggunakan statement switch untuk memili ditampilkan berdasarkan pilihan nilai A, B, dan C dengan ketentuan sebagai berikut.

 

Nilai A adalah Sangat Baik. 

Nilai B adalah Baik. 

Nilai C adalah Cukup. 

Tidak bisa memasukkan nilai selain yang telah ditentukan.

 

Output dari program tersebut adalah sebagai berikut.

 

Zona Aktivitas

A.Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan II)

1. Jelaskan struktur kontrol percabangan dengan case...of pada bahasa pemrograman Pascal.

2. Jelaskan keuntungan struktur kontrol percabangan case...of dibandingkan if..then.

3. Pada bahasa pemrograman Java, statement apa yang memiliki kemiripan dengan struktur case...of dalam Pascal? Jelaskan.

4. Jelaskan aturan yang harus diikuti ketika menulis struktur statement switch dalam Jave.

 

 

Rangkuman

1. Seleksi percabangan if..then digunakan untuk membandingkan sebuah ekspresi logika. Jika bernilai benar, akan melakukan perintah tertentu dan jika bernilai salah, akan diabaikan.

2 Struktur percabangan if..then..else akan melakukan perintah dalam else jika kondisi yang dibandingkan dalam if..then tidak memiliki nilai true.

3. Dalam struktur penyusunan if.then dapat menyisipkan logika percabangan baru di dalamnya atau yang dikenal dengan seleksi bersarang.

4. Statement switch dalam Java dan case.of dalam Pascal memiliki kemiripan dalam melakukan penyeleksian dengan menyediakan daftar pilihan nilai data tertentu.

 

 

Ulangan Akhir Bab 6

A. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat.

 

1. Perhatikan baris kode program berikut.

Berdasarkan kode program tersebut, untuk menghasilkan output "Tidak Kompeten", nilai yang harus dimasukkan ke dalam sistem adalah .

a. 99

b. 70

c. 24

d. 23

e. 21

 

2. Perhatikan script berikut.

 

Jika x bernilai 75, nilai x adalah ....

a. 65

b. 75 

c. 80 

d. 90 

e. tidak ada output 

 

3.Tipe data yang cocok untuk x jika melihat kode program berikut adalah ...

a. byte 

b. char

c. real

d. string

e. integer

 

4. Berikut deklarasi yang tidak tepat adalah

a. if a > 10 then a=20; 

b. if x > 10 or x < 20 then

begin 

x =12; 

end; 

c. case x of 

a : write (x); 

b: write(x+1);

end; 

d.. const x : integer = 12; 

e. const x: 12;

 

5.Perhatikan baris kode program yang belum lengkap berikut.

Kode paling tepat agar program dapat menerima input dari keyboard adalah .... 

a. Scanner inputan=new Scanner(System.in); 

b. scanner inputan=new Scanner(System.in); 

c. scanner inputan=new scanner(System.in); 

d. Scanner inputan=new

Scanner(System); 

e. Scanner Inputan=new

Scanner(System);

 

6. Berikut yang bukan merupakan deklarasi statement percabangan adalah ...

 

a. If x > 0 then x := 12; 

 

b. If x > 0 then

Begin

X:= y;

End; 

Else

X:= x - y; 

End; 

 

c. If x=0 then 

Begin

Write('x adalah bilangan genap');

End; 

 

d. If nilai <= 80 then 

Begin

If nilai <75 then 

Begin 

Write('Anda gagal ujian');

End; 

End; 

 

e. Case b of 

'a': write('Jajan dan menabung'); 

'b': write('jajan'); 

End;

 

7. Perhatikan script program berikut.

Perulangan yang terjadi pada script tersebut adalah sebanyak .... 

a. 1 

b. 2 

c. 3

d. 4  

e. 5

 

8.Perhatikan kode program Java berikut.

Output yang ditampilkan dari variabel genap adalah .... 

a. 650 

b. 670 

C. 1767 

d. 1875 

e. unlimited looping

 

9. Perhatikan baris kode yang belum lengkap berikut.

Ekspresi logika yang harus diterapkan pada badan kurung if agar menghasilkan nilai bilangan genap adalah .... 

a. hasil == 0 

b. hasil = 0 

c. hasil != 0 

d. hasil <> 0 

e. hasil >= 0

 

10. Perhatikan kode program yang belum lengkap berikut

 



Baris kode yang harus dilengkapi agar dapat melakukan penyeleksian nilai Grade adalah .... 

a. String tBuffer = inputan.nextInt(); 

b. String tBuffer = inputan.next(); 

c. string tBuffer = inputannext(); 

d. char tBuffer = inputan.next(); 

e. byte tBuffer = inputan.next();

 

 

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.

1. Tuliskan dan jelaskan jenis-jenis statement yang dikenal dalam compiler Free Pascal. 

2. Jelaskan dan gambarkan dengan flowchart struktur kontrol if...then. 

3. Jelaskan dan gambarkan dengan flowchart struktur kontrol if...then...else.

4. Jelaskan dan gambarkan dengan flowchart struktur kontrol if...then...else if. 

5. Jelaskan dan gambarkan dengan flowchart struktur kontrol case...of.

 

BAB-VII

Struktur Kontrol Perulangan

Struktur Kontrol  Perulangan 

Kompetensi Dasar 

3.7 Menerapkan struktur kontrol perulangan dalam bahasa pemrograman. Membuat kode program struktur kontrol perulangan. 

4.7 Statement perulangan dengan for dilakukan untuk melakukan perulangan sebanyak ketentuan yang telah 

ditetapkan pada awal perulangan, Format penulisan for ha dalam bahasa pemrograman Pascal adalah sebagai berikut 

Untuk format penulisan for...do dalam bahasa Java memiliki bentuk struktur seperti berikut. 

Penjelasan: 

Inisialisasi awal adalah nilai variabel awal yang akan dieksekusi oleh perulangan for. Sebagai contoh int i=1; Ekspresi Boolean adalah bagian dalam perulangan yang akan memeriksa apakah variabel yang telah diinisialisasi telah memenuhi kondisi bernilai TRUE. Contohnya adalah I>=0; Jika bernilai TRUE, maka perulangan akan dilakukan. Setelah melakukan perulangan, proses looping akan menambahkan nilai variabel inisialisasi awal pada bagian iterasi. Selanjutnya, nilai itu diperiksa kembali bahwa telah memenuhi kondisi bernilai TRUE atau tidak. Jika bernilai TRUE, looping akan dilanjutkan, jika tidak, akan dihentikan. 

Pada dasarnya, perulangan dengan for dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut. 

1. Perulangan Menaik (Ascending) 

Perulangan menaik dengan statement for...do menggunakan teknik looping berdasarkan deret bilangan dari paling kecil menuju bilangan paling besar yang sudah diinisialisasi pada badan for...do. 

Contoh 

Untuk menampilkan bilangan dari 1 sampai 19 pada Pascal, perhatikan cara penulisan 

berikut. 

 

Adapun kode program untuk menampilkan bilangan dari 1 sampai 19 dalam Java adaian sebagai berikut. 

 

Keluaran dari eksekusi program di atas adalah seperti berikut. 

 

2. Untuk menampilkan kalimat selamat datang pada program Pascal sebanyak 10 kali, 

perhatikan contoh berikut. 

 

Keluaran dari eksekusi program tersebut adalah seperti berikut. 

 2. Perulangan Menurun (Descending) 

Perulangan menurun dengan for pada Pascal memiliki bentuk format seperti berikut. 

Adapun perulangan for dengan Java memiliki bentuk struktur penulisan hampir sama dengan Pascal, hanya saja pada bagian iterasi diubah menjadi decrement. Contohnya adalah sebagai berikut 


Contoh 

Menampilkan urutan warna teks dari kode 10 menuju kode 1 menggunakan Pascal. 

Sementara itu, perulangan menurun untuk menampilkan urutan warna teks dari kode 10 menuju kode 1 dengan bahasa pemrograman Java dapat dilihat pada contoh berikut. 

Output dari kode program Java tersebut adalah sebagai berikut. 

Zona Aktivitas 

A. Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan 1) 

1. Tuliskan dan jelaskan struktur perulangan for...do dalam bahasa pemrograman Pascal. 

2. Tuliskan dan jelaskan struktur kontrol perulangan for...do menaik dan menurun. 

3. Gambarkan algoritme perulangan for...do menaik dengan flowchart dan pseudocode. 

4. Gambarkan algoritme perulangan for...do menurun dengan flowchart dan pseudocode. 

(B) Perulangan While... Do 

D erbeda dengan struktur perulangan for...do, pernyataan 

D perulangan while...do akan selalu melihat kondisi perulangan bahwa sudah terpenuhi atau tidak. Jika kondisi terpenuhi (bernilai true), akan mengerjakan aksi. Bentuk penulisan adalah seperti berikut.

Adapun bentuk flowchart dari perulangan dengan while...do adalah sebagai berikut. 

Format penulisan struktur perulangan dengan while...do nada Pascal memiliki bentuk seperti berikut. Sementara itu, format penulisan perulangan while...do dalam Java tidak menggunakan keyword while...do. Namun, setiap statement perintah berada dalam badan program yang diawali dengan tanda kurung kurawal { dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal } 

 

 Contoh 

1. 

Menampilkan kalimat perulangan dengan while sejumlah 8 kali menggunakan Pascal. Penjelasan: Pada baris kode while i < 9 do, program akan mencetak string "Perulangan dengan while ke-i" hingga nilai i mencapai 9. Setelah i bernilai 10, perulangan berhenti. Adapun untuk menampilkan kalimat perulangan dengan while sejumlah 8 kali dalam bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut. 

 

Output dari kode program tersebut adalah sebagai berikut. 

Menampilkan angka 1 membentuk segitiga siku-siku. 

 

Sementara itu, program untuk menampilkan angka 1 membentuk segitiga siku-siku terbal menggunakan Java adalah sebagai berikut. Output dari kode program Java tersebut adalah sebagai berikut. 

3. Membuat menu dengan while...do pada bahasa pemrograman Pascal. 

 

Penjelasan: Baris kode while not(a='x') do berarti bahwa proses looping dengan while akan selalu berulang-ulang menampilkan daftar menu hingga user memasukkan pilihan x pada variabel a. 

Zona Aktivitas 

A. 

Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan II) 

1. Jelaskan struktur kontrol perulangan dengan while...do. 

2. Tuliskan dan jelaskan keuntungan struktur kontrol perulangan while...do dibandingkan 

dengan for...do. 

 

 

(C Perulangan 

Repeat...Until Pascal 

Perbeda dengan perulangan while...do yang harus memiliki 

kondisi bernilai true agar dapat mengerjakan aksi, perulangan repeat...until akan selalu mengerjakan sebuah aksi tanpa memedulikan bahwa kondisi bernilai true atau false. Perulangan dengan repeat...until akan berhenti mengerjakan aksi di dalam badan looping ketika kondisi bernilai true. Dalam hal ini. perulangan repeat...until akan melakukan perulangan minimal 

kali dan akan terus mengerjakan perulangan selama kondisi bernilai false. Format penulisan repeat...until adalah sebagai berikut. 

 

Contoh 

1. Menampilkan deret bilangan dari 10 sampai 1 dengan repeat...until Pascal. 

2. Menampilkan deret bilangan dari 1 sampai 12 menggunakan repeat..until dan perintah break 

 

Penjelasan: 

i := 1; inisialisasi i = 1 

repeat, syntax untuk memulai perulangan menggunakan REPEAT. begin, syntax sebagai tanda permulaan badan perulangan dengan REPEAT. 

write(i); kode yang digunakan untuk mencetak nilai 1 setiap kali perulangan. 

inc(i); kode yang digunakan untuk menambah nilai i sebesar 1 setiap perulangan 

If i >=10 then merupakan kondisi yang harus diseleksi. Jika kondisi i 10 bernilai 

TRUE, proses mengerjakan aksi dalam badan penyeleksian. 

begin syntax untuk memberi batas tanda permulaan proses penvelekslan dengan 1 Then 

break; jika kondisi i >= 10 bernilai benar, proses perulangan langsung dihentikan secara paksa, meski nilai i belum mencapai 12. end; tanda bagian akhir seleksi if..then. end; tanda bagian akhir perulangan dengan REPEAT...UNTIL. until i =12; nilai kondisi yang harus bernilai benar atau TRUE untuk mengakhir perulangan. Dari algoritme program tersebut, seharusnya menampilkan output deret bilangan dari 1 sampai 11, tetapi pada looping i ke-10 proses dihentikan secara paksa dengan 

perintah break; 3. Menampilkan deret bilangan dari 1 sampai 10 menggunakan repeat..until dan perintah continue. 

 

Penjelasan: Perintah continue adalah perintah untuk melanjutkan pada proses baris kode program selanjutnya dengan mengabaikan suatu badan dalam modul atau perulangan atau subprosedur 

Zona Aktivitas 

A. 

Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan III) 1. Jelaskan struktur kontrol perulangan dengan repeat...until. 

an keuntungan struktur kontrol perulangan repeat...until dibandingkan 

while...do. 

(D) Perulangan 

Do...While dengan Java 

truktur penulisan perulangan dengan do...while memiliki 

bentuk yang hampir sama dengan while pada program Java. Namun, terdapat perbedaan penting dalam do...while, yaitu looping akan melakukan perulangan minimal satu kan meski kondisi tidak terpenuhi. Keadaan tersebut sama dengan struktur perulangan repeat...until pada Pascal. Ekspresi pernya. perulangan dengan do...while pada Java memiliki format ben sebagai berikut. 

 

Menampilkan bilangan 1 sampai 14 dengan Java. 

Output dari program tersebut adalah sebagai berikut. 

 

Zona Aktivitas 

A. 

Uji Pengetahuan (Nilai Pengetahuan IV) 1. Jelaskan struktur kontrol perulangan dengan do...while pada pemrogrmaan Java. 2. Jelaskan keuntungan struktur kontrol perulangan do...while dibandingkan while...do. 3. Menurut Anda, apa perbedaan dan persamaan antara penulisan struktur perulangan 

do...while Java dengan repeat..until Pascal? 

 

Rangkuman 

ai awal inisialisasi dan 

1. Perulangan for...do adalah perulangan yang harus mendefinisikan nilai awal inisialisasi, ekspresi kondisi untuk menentukan bahwa looping dapat dikerjakan atau tidak. Setiap kali perulangan, nilai awal inisialisasi akan dilakukan iterasi, baik secara ascending atau descending. Perulangan while...do akan memeriksa nilai variabel yang dijadikan ekspresi logika perbandingan untuk menentukan proses looping. Jika bernilai true, looping akan dilakukan Namun, jika false, looping akan berhenti. Perulangan repeat...until hanya dapat bekerja pada bahasa pemrograman Pascal. Perulang dilakukan minimal satu kali dan akan terus terjadi sampai nilai kondisi bernilai benar Perulangan do...while akan bekerja minimal satu kali dalam perulangan pada Java.