TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI

 

Mengoperasikan Microsoft Word

Aplikasi Microsoft Word merupakan salah satu aplikasi pengolah kata terpopuler saat ini. Selain itu word juga bisa digunakan dalam menulis angka, membuat laporan dan masih banyak lagi kegunaan lainnya.

1. Membuka Microsoft Word

Pertama, kamu harus tahu cara membuka ms word, terdapat beberapa cara untuk bisa membuka aplikasi ini. Tenang saja karena artikel ini akan menjelaskan beberapa opsi cara yang bisa kamu gunakan untuk membuka aplikasi Microsoft Word

Cara pertama, klik logo windows yang biasa terletak di pojok bawah. Kemudian klik all program, setelah itu akan muncul beberapa aplikasi yang sudah terinstall pada PC kamu. Geser sedikit ke arah bawah dan kamu akan melihat aplikasi word pada urutan bawah. Klik logo word dan aplikasi ms word akan terbuka.

Cara kedua, klik logo windows, kemudian kamu ketik word pada kolom pencarian. Hasil pencarian akan menampilkan aplikasi word. Tinggal klik saja maka aplikasi ms word akan terbuka.

 

Cara ketiga, tak jarang aplikasi ini diletakkan pada dekstop. Nah jika dekstop kamu terdapat aplikasi tersebut. Kamu cukup mengklik logo aplikasi tersebut 2x dengan cepat.

2.   Membuat Dokumen Baru

Untuk membuat dokumen baru, pertama kamu harus sudah membuka aplikasi word. Kemudian klik file yang terletak di atas sebelah kiri. Klik new lalu klik blank document. Dokumen kosong sudah tersedia untuk kamu isi.

3. Menyimpan Dokumen

Setiap kamu berhasil menyelesaikan dokumenmu, kamu harus menyimpan data tersebut terlebih dahulu. Gunanya untuk menyimpan file agar file kamu tidak hilang ketika di lain waktu kamu ingin mengeditnya kembali. Terdapat 2 cara untuk menyimpan dokumen, di antaranya adalah :

Cara pertama, pastikan terlebih dahulu dokumenmu sudah selesai lalu masuk ke menu file. Klik save dan kamu akan melihat tampilan folder yang ada pc kamu. Pilih salah satu folder yang kamu inginkan untuk menyimpad data dokumen tersebut. Tulis file name yang kamu inginkan pada kolom di atas jenis tipe file, contoh nama filenya seperti ini “Surat Sakit”. Setelah menetapkan nama yang dikehendaki, tentukan jenis file yang akan kamu inginkan. Terdapat beberapa jenis file seperti .DOCX, .PDF dan masih banyak lain. Terakhir klik sace untuk memastikan file tersimpan.

Cara kedua, Klik control dan S secara bersamaan. Setelah itu akan muncul tampilan pilihan folder. Kemudian kamu tinggal mengulangi tahap pada cara pertama di atas.

 

4. Membuka File

Cara membuka dokumen atau file yang ingin kamu buka adalah dengan mencari folder tempat kamu menyimpan file tersebut. Kemudian kamu hanya perlu mengkilik file tersebut 2x dengan cepat maka file akan terbuka dengan aplikasi word.

5. Menutup Dokumen


Setelah kamu menyelesaikan dokumen dan memastikan file dokumen tersebut sudah tersimpan di laptop kamu, kamu perlu menutup dokumen tersebut agar aplikasi tidak lagi beroperasi. Caranya dengan mengklik tanda silang merah yang terletak pada ujung kanan atas aplikasi. Maka aplikasi akan tertutup.


 Hotkey/Shortcut Microsoft Word  adalah pintasan keyboard yang membantu pengguna untuk bekerja lebih cepat dengan memberikan akses langsung keyboard terhadap perintah-perintah pada 

 Microsoft Word. Shortcut keyboard pada Word dapat dilakukan dengan menekan "Alt""tombol fungsi (F1 - F12)", dan "gabungan tombol". Penggunaan Alt atau F10 merupakan cara termudah, karena anda akan diarahkan untuk mengakses perintah tertentu dengan menampilkan huruf pada Ribbon. Sedangkan gabungan  tombol lebih populer digunakan karena mempunyai lebih banyak pintasan perintah

 Shortcut Microsoft Word dan Fungsinya

 Cara menggunakan shortcut keyboard dilakukan dengan menekan tombol keyboard secara berurutan dan tanpa melepas tombol sebelumnya. Untuk menggunakan fungsi tombol keyboard anda perlu mengetahui fungsi tombol dari perintah yang ingin anda gunakan pada Microsoft Word. Berikut shortcut beberapa shortcut keyboard Word yang sering digunakan.

 

1. CTRL + A = Menyeleksi semua elemen dalam dokumen, termasuk teks, gambar, hyperlink atau URL, sampai ke formatting.

2. CTRL + B = Menebalkan (bold) teks yang sedang diseleksi.

3. CTRL + C = Menyalin (copy) teks yang sedang diseleksi.

4. CTRL + D =  Membuka dialog box formatting teks.

5. CTRL + E = Membuat teks seleksi menggunakan formatting rata tengah (center).

6. CTRL + F = Membuka kotak pencarian untuk mencocokkan teks dalam dokumen.

7. CTRL + G = Membuka dialog box “Go To” untuk pergi ke halaman tertentu dalam dokumen.

8. CTRL + H = Membuka dialog box “Replace” untuk mengganti teks tertentu dalam dokumen.

9. CTRL + I = Membuat seleksi teks menjadi miring/italic.

10. CTRL + J = Membuat teks seleksi menggunakan formatting rata kiri kanan (justify).

11. CTRL + K = Menyisipkan hyperlink atau URL ke seleksi teks.

12. CTRL + L = Membuat teks seleksi menggunakan formatting rata kiri (left).

13. CTRL + M = Menggeser teks seleksi dalam satu tabulasi (TAB).

14. CTRL + N = Membuka dokumen baru.

15. CTRL + O = Membuka dokumen yang sudah disimpan di komputer.

16. CTRL + P = Mencetak (print) dokumen yang sedang dibuka.

17. CTRL + Q = Menghapus semua formatting teks (bisa juga dengan ALT + SPASI).

18. CTRL + R = Membuat teks seleksi menggunakan formatting rata kiri (right).

19. CTRL + S = Menyimpan (save) dokumen yang sedang dibuka.

20. CTRL + T = Membuat paragraf gantung atau “hanging indent”.

21. CTRL + U = Mengaktifkan garis bawah pada seleksi teks.

22. CTRL + V = Menempelkan (paste) teks yang sudah disalin (copy) sebelumnya.

23. CTRL + W = Menutup program Microsoft Word (bisa juga dengan ALT + F4).

24. CTRL + X = Memotong (cut) teks yang sedang diseleksi.

25. CTRL + Y = Mengulang (redo) “langkah” yang sudah di-undo.

26. CTRL + Z = Membatalkan pengeditan (undo).

Shortcut Pita dengan Alt dan F10

Penggunaan Alt atau F10 merupakan cara termudah, karena anda akan diarahkan untuk mengakses perintah tertentu dengan menampilkan huruf pada Ribbon.

1.   Tekan Alt atau F10

2.   Kemudian tekan huruf yang ditampilkan untuk mengakses Quick Access Toolbar atau TabMenu Ribbon

3.   Jika Anda menekan huruf untuk Tab Menu, tekan lagi huruf yang ditampilkan pada tombol perintah pada Tab Menu yang anda pilih

4.   Jika perintah bercabang terus ulang langkah 3

5.   Perintah dieksekusi ketika percabangan telah habis

Contoh Mengubah orientasi halaman dari "Portrait" ke "Landscape" dengan shortcut Alt.

 

Navigasi keyboard yang dapat digunakan menggunakan Alt atau F10.
Cara Membuat Titik-Titik Daftar Isi Secara Otomatis
1. Membuat Menu Daftar Isi Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu membuat menu daftar isi dengan menggunakan Ms Word.
2. Blok pada Teks Bagian Daftar Isi Selanjutnya, blok seluruh teks pada bagian daftar isi yang ingin diberi tanda titik-titik.
3. Klik Kanan Lalu Pilih Paragraph Kemudian, klik kanan pada bagian teks yang telah diblok sebelumnya, serta pilih menu berupa Paragraph.
4. Klik Tombol Tabs
Selanjutnya, klik tombol Tabs yang ada di bagian pojok kiri bawah lembar kerja.
5. Melakukan Setting atau Pengaturan pada Halaman Tab
Kemudian atur lebar halaman kerja pada bagian Tabs Stop Position. Setelah itu, pada bagian ,
pilihlah Right. Sedangkan pada bagian Leader pilih 2…. Kemudian klik Set serta klik Ok untuk langkah berikutnya.
6. Memberi Penomoran pada Daftar Isi
Letakkan kursor yang ingin diisi dengan memakai titik-titik kemudian klik tombol Tab. Setelah
menekannya, kamu dapat memulai untuk mengisinya menggunakan angka sebagai bentuk tanda lembar halaman.
7. Letakkan Kursor pada Tulisan Daftar Isi
Langkah terakhir, yaitu meletakkan kursor yang hendak diisi menggunakan titik-titik. Klik tombol
berupaTab pada keyboard perangkat komputer atau laptop milikmu. Setelah kamu menekannya, isilah
menggunakan angka sebagai tanda letak dari lembar halaman milikmu.

Membuat Halaman Pada Microsoft Word
Saat kamu membuat sebuah dokumen bari di Microsoft Office Word, maka akan secara default muncul satu halaman kosong saja. Lalu bagaimana caranya untuk menambah halaman baru lagi di Word....?
Pada dasarnya, halaman di Word akan secara otomatis bertambah saat halaman sebelumnya setelah penuh. Namun, kami mengerti bahwa yang kamu maksud adalah menambah halaman baru tanpa harus mengisi penuh halaman sebelumnya.
Sebenarnya ada sebuah alternatif yang sering digunakan, yaitu dengan menekan Enter hingga halaman penuh dan muncul halaman baru. Namun ternyata, ada cara khusus lo untuk menambah halaman baru di Word.

Cara Menambah Halaman Baru di Dokumen Word

Setidaknya ada 3 cara berbeda untuk menambah halaman baru pada dokumen Word, yaitu dengan menggunakan fitur Blank Page, menggunakan fitur Page Break, dan menggunakan pintasan tombol keyboard.

Menggunakan Fitur Blank Page

Pertama, kamu bisa menambahkan halaman baru di Word dengan menggunakan fitur Blank Page. Dimana jika kamu menggunakan fitur ini, maka halaman baru yang dibuat formatnya akan mengikuti dan melanjutkan format halaman sebelumnya.

Berikut cara menambah halaman kosong Word:

1.   Buka dokumen Word yang akan kamu tambah halaman.

2.   Klik tab Insert di bilah jendela bagian atas.

3.  P ilih Blank Page pada menu Pages.

1.   Secara otomatis akan muncul halaman baru dibawah halaman yang kamu pilih.

Menggunakan Fitur Page Break

Berbeda dengan Blank Page, fitur Page Break digunakan untuk menambahkan halaman baru dengan format yang baru juga (tidak menggunakan format halaman sebelumnya).

Begini cara membuat halaman baru di Word yang berbeda format:

1.   Jalankan aplikasi Word di PC kamu.

2.   Buka dokumen Word yang akan kamu tambahkan halaman baru didalmnya.

3.   Klik menu Insert.

4.   Pilih opsi Page Break yang ada di menu Pages.

1.   Akan muncul halaman kosong di bawah halaman tempat cursor kamu berada.

Melalui Shortcut di Keyboard

Untuk memudahkan penggunanya, Microsoft memberikan berbagai shortcut atau pintasan pada tombol keyboard untuk mengakses berbagai fitur yang ada di aplikasi Microsoft Office Word.

Salah satunya yaitu shortcut untuk membuat halaman baru, pintasan tersebut yaitu Ctrl + Enter. Dimana kombinasi tombol tersebut merupakan pintasan dari fitur Page Break.

Jadi jika kamu menekan tombol Ctrl + Enter di halaman Word, maka akan muncul halaman kosong baru. Tapi perlu kamu ingat bahwa fitur yang digunakan adalah Page Break, bukan Blank Page.

Anda pasti pernah membuat sebuah makalah dan jurnal, bukan ? Dan penomoran halaman pada sebuah makalah maupun jurnal pasti memiliki perbedaan. Biasanya penomoran dari cover, kata pengantar dan juga isi dibedakan.

Cover umumnya tidak memiliki nomor halaman , kata pengantar dan lainnya biasanya di berikan nomor halaman dengan angka romawi, dan isi biasanya memiliki nomor halaman yang di berikan dengan angka.

Untuk mengatur dokumen tersebut kita dapat menggunakan Section Break di Microsoft Word. Karena tools Section Break tersebut sangatlah membantu kita ketika ingin mengatur format maupun layout di section tertentu di dalam sebuah dokumen yang sama. Pada artikel ini juga saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat section break pada dokumen di Microsoft Word.

 Cara Membuat Section Break
  Adapun beberapa kegunaan dalam menggunakan section break, yaitu sebagai berikut :
· Dapat mengatur format dari header dan footer yang berbeda
· Dapat membuat format pada no halaman yang berbeda pada setiap dokumen yang sama
· Dapat membuat page border yang berbeda pada dokumen yang sama
· Dapat membuat orientasi kertas yang berbeda di dokumen yang sama
· Dapat membuat margin halaman yang berbeda di dokumen yang sama
   Dibawah ini saya akan menjelaskan bagaimana membuat Section Break dengan mengatur penomoran halaman yang berbeda dalam satu dokumen yang sama :

1.   Pertama yang harus Anda lakukan yaitu Anda harus membuka terlebih dahulu dokumen Microsoft Word yang ingin Anda berikan penomoran pada halamannya.



2. Setelah itu Anda, masuk ke menu Insert.

3.   Setelah masuk ke menu Insert, di dalam tool Header & Footer Anda dapat klik Pada menu Page Number. Dan pilih Bottom of Page dan Anda dapat memilih style dari penomoran halaman sesuai yang dengan Anda inginkan. Pada tutorial ini saya memilih penomoran halaman pada Plain Number 3. 

Jika sudah, maka Anda dapat melihat hasilnya, pada setiap lembar dokumen sudah memiliki nomor halaman pada footernya.

 

4. Setelah itu, untuk lebih mudah melihat lembar dokumen, Anda dapat membuatnya menjadi dua bagian. Caranya yaitu dengan cara masuk ke menu View dan klik Two Pages. Maka tampilan dari lembar dokumen akan menjadi dua.


5.  Untuk memberikan penomoran halaman yang berbeda antara cover dan kata pengantar, maka Anda dapat meletakkan kursor Anda di awal paragraf di mana yang ingin Anda bedakan nomor halamannya. Untuk lebih membuat Anda mengerti, Anda dpaat lihat pada gambar dibawah ini.

Setelah itu, Anda dapat masuk ke menu Page Layout, dan pada tool Page Setup Anda dapat klik menu Breaks. Setelah menu Breaks terbuka, maka Anda dapat memilih Section breaks dengan pilihan Next Page.

 

6. Kemudian Anda, dapat klik dua kali pada footer kata pengantar yang menampilkan nomor halaman kata pengantar tersebut. Dan setelahnya Anda dapat masuk ke menu Insert, lalu Anda klik Page Number dan pilihlah Format Page Numbers.

7. Setelah muncul kotak Page number format, Anda dapat memilih Number format dengan pilihan i, ii, iii, … . Lalu klik OK. Maka, dapat Anda lihat footer pada kata pengantar dan dokumen yang ada di bawahnya sudah berubah menjadi angka romawi. Sedangkan footer pada cover, masih berupa angka.

 

 

Mengoperasikan Microsoft Excel

Pengertian Microsoft excel adalah Program aplikasi pada Microsoft Office yang digunakan dalam pengolahan angka (Aritmatika).Microsoft Excell sangat membantu kita dalam menyelesaikan permasalahan yang mudah sampai dengan yang rumit dalam bidang administratif khususnya. Microsoft Excel adalah aplikasi pengolah angka yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation. Microsoft Office Excel memang dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula dalam lembar kerjanya. Penggunaan rumus yang efektif akan memudahkan Anda dalam membuat laporan pekerjaan dengan menggunakan MS Excel. Formula atau rumus MS Excel adalah keunggulan tersendiri untuk aplikasi ini, dengan kemampuannya dalam mengolah data melalui perhitungan matematis yang sangat beragam fungsinya.

Kelebihan Ms Excel: 

  1. Mempunyai kemampuan menampung data yang cukup besar dengan 1 juta baris dan 16.000 kolom dalam 1 sheet. Jadi dalam 1 sheet bisa menampung jawaban 1 juta responden dan 16 ribu jawaban/pertanyaan. 
  2. Microsoft excel mempunyai Format yang paling populer dan fleksibel jadi sebagian besar software data entry ada fasilitas konversi ke format excel atau format lain yang bisa dibaca excel. Atau jika dibutuhkan kita bisa konversi balik dari excel ke software statistik lainnya. 
  3. Microsoft Excel mempunyai program penggunaan rumus yang sangat lengkap sehingga mempermudah pengolahan angka untuk menghasilkan dokumen yang lebih canggih. 
  4. Dengan Pivot Tables, kita bisa kerja lebih efektif karena semua tabel summary yang kita rencanakan bisa kita buat dahulu walaupun data belum masuk semua. Setiap ada data masuk otomatis pivot table akan me-refresh sehingga tabel akan terupdate sendiri.

        Kekurangan Ms Excel:

  1. Software pengolah angka ini berbayar atau tidak gratis.
  2. Aplikasi ini memerlukan banyak memory (RAM) dan proccessor yang besar (CPU).
  3. Untuk membuat kolom baru yang berisi pengkategorian dari sebuah kolom/jawaban pertanyaan, atau membuat filter responden; kita harus membuat rumus excel baik rumus matematika, logika maupun text. Banyak orang yang tidak suka dengan hal ini karena di SPSS misalnya, kita dengan mudah untuk melakukan filter atau pengkategorian jawaban baru.
Menjelaskan Fungsi Menu dan Ikon Pada Program Microsoft Excel
Program pengolah kata Microsoft Excel memiliki sembilan menu yang terdapat bar atau baris menu. Kesembilan menu itu: File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Data, Window, dan Help. Masing-masing menu memiliki submenu perintah yang masing-masing sub perintah tersebut memiliki fungsi tersendiri yaitu antara lain:1. MENU FILE
1) New: Perintah untuk membuat lembar kerja baru
2) Open: Perintah untuk membuka dokumen
3) Close: Perintah untuk menutup jendela workbook
4) Save : Perintah untuk menyimpan data
5) Save As:Perintah untuk menyimpan data yang belum memiliki nama
6) Save As Web Page : Perintah untuk menyimpan kedalam halaman web
7) Save Workspace : Perintah untuk menyimpan sebagai file workspace
8) File Search : Perintah untuk mencari file workbook
9) Permission : Perintah untuk melihat apa yang akan disetting dalam halaman pengelolahan data tersebut
10) Web Page Preview : Perintah untuk melihat lembar kerja yang akan dicetak
11) Page Setup : Perintah untuk mengatur setting halaman
12) Print Area : Perintah untuk menentukan lembar kerja yang akan dicetak
13) Print Preview : Perintah untuk melihat lembar kerja yang akan dicetak
14) Print : Perintah untuk mencetak data
15) Send To : Perintah untuk mengirimkan file
16) Properties : Perintah untuk Membuat ringkasan file yang aktif
17) Exit : Perintah untuk menutup program Microsoft Excel

2. MENU EDIT
1) Undo : Perintah untuk membatalkan perintah terakhir
2) Redo : Perintah untuk membatalkan perintah Undo
3) Cut : Perintah untuk memotong naskah
4) Copy : Perintah untuk membuat duplikat naskah
5) Office Clipboard : Perintah untuk menampilkan jendela Cilpboard
6) Paste : Perintah untuk pasangan Cut dan Copy
7) Paste Spesial : Perintah untuk membantu perintah Copy dan Cut
8) Paste as Hyperlink : Perintah untuk membantu perintah Copy dan Cut dengan Hyperlink
9) Fill : Perintah untuk mengisi data pada sel dan range pada lembar kerja
10) Clear : Perintah untuk menghapus data
11) Delete : Perintah untuk menghapus dan memindahkan data
12) Delete Sheet : Perintah untuk menghapus sheet
13) Move or Copy Sheet : Perintah untuk memindahkan dan menyalin sheet pada lembar kerja
14) Find : Perintah untuk mencari data
15) Replace : Perintah untuk mengganti data
16) Go To : Perintah untuk memindahkan sel yang aktif ke sel yang lain
3. MENU VIEW
1) Normal : Perintah untuk menampilkan lembar kerja pada posisi normal
2) Page Break Preview : Perintah untuk melihat hasil pemotongan halaman lembar kerja
3) Task Pane : Perintah untuk membuka tampilan perintah
4) Toolbars : Perintah untuk menampilkan toolbar
5) Formula Bar : Perintah untuk memunculkan baris rumus
6) Status Bar : Perintah untuk memunculkan status bar
7) Header and Footer : Perintah untuk membuat header dan footer
8) Comments : Perintah untuk memunculkan toolbar comment dan reviewing lembar kerja
9) Custom Views : Perintah untuk menyimpan area cetak pada workbook
10) Full Screen : Perintah untuk menampilkan layer secara penuh
11) Zoom : Perintah untuk mengganti ukuran lembar kerja

4. MENU INSERTCell : Perintah untuk menyisipkan sel
Rows : Perintah untuk menambah beris sel
Columns : Perintah untuk menambah kolom
Worksheet : Perintah untuk menyisipkan lembar kerja
Chart Perintah untuk membuat grafik
Symbol: Perintah untuk menyisipkan symbol
Page Break : Perintah untuk membuat halaman yang terpotong
Function : Perintah untuk memasukkan rumus fungsi logika
Name : Perintah untuk memberi nama range data
Comment : Perintah untuk memberi catatan pada lembar kerja
Picture : Perintah untuk menyisipkan gambar
Diagram : Perintah untuk membuat diagram
Object Perintah untuk memasukkan gambar
Hyperlink : Perintah untuk menghubungkan berkas dengan file

5. MENU FORMAT
1) Cell : Perintah untuk membuat format sel
2) Low : Perintah untuk mengatur tinggi baris
3) Column : Perintah untuk mengatur lembar kolom
4) Sheet : Perintah untuk memformat sheet
5) Auto Format : Perintah untuk membuat format table
6) Conditional Formating : Perintah untuk memformat nilai data sel
7) Style : Perintah untuk mengubah data pada lembar kerja


6. MENU TOOLS
1) Spelling : Perintah untuk memeriksa data
2) Research : Perintah untuk mencari file
3) Error Cheking : Perintah untuk mengecek kesalahan
4) Track Changes : Perintah untuk melihat pengubahan oleh orang lain
5) Compare and Merge Workbooks : Perintah untuk menggabungkan beberapa workbook
6) Protection : Perintah untuk mengamankan data
7) Online Colaboration : Perintah untuk menyusun pertemuan beserta penjadwalannya
8) Goal Seek : Perintah untuk mengubah nilai rumus
9) Scenarios : Perintah untuk membuat ringkasan pada Microsoft Excel
10) Formula Auditing : Perintah untuk meletakkan rumus dengan menggunakan nilai pada sel aktif, mengatur sel dan meletakkan data ke rumus
11) Makro : Perintah untuk menjalankan program makro
12) Add-Ins : Perintah untuk mengaktifkan atau non aktifkan add – ins
13) Auto Correct Option : Perintah untuk menampilkan perintah auto corret
14) Custommize : Perintah untuk mengatur toolbars
15) Options : Perintah untuk membuka menu dan tabulasi

7. MENU DATA
1) Short : Perintah untuk mengurutksn data
2) Filter : Perintah untuk memfilter data
3) Form ; Perintah untuk menambah atau mengurangi data
4) Subtotal ; Perintah untuk menghitung sub total
5) Validation ; Perintah untuk membatasi jenis data yang dimasukkan
6) Table ; Perintah untuk membuat table
7) Text to Columns ; Perintah untuk membuat naskah text menjadi berkolom
8) Consolidate ; Perintah untuk mengkonsolidasi data
9) Group and Outline ; Perintah untuk menggabungkan data
10) Pivot Tabel and Pivot Chart Report ; Perintah untuk membuat table dan grafik pivot
11) Import External Data ; Perintah untuk mengimpor data luar
12) Refresh Data ; Perintah untuk menyegarkan kembali data dari luar

8. MENU WINDOW
1) New Window : Perintah untuk menampilkan lembar kerja yang di edit
2) Arrange : Perintah untuk mengatur jendela
3) Unhide : Perintah untuk menampilkan kembali workbook yang di hidden
4) Split ; Perintah untuk membagi lembar kerja
5) Freeze Panes ; Perintah untuk membuat supaya sel dibawah dapat terlibat

9. MENU HELP
1) Microsoft Excel Help : Perintah untuk menampilkan office assistant
2) Show the Office Assistant : Perintah untuk melihat keterangan dari topic yang dipilih
3) Microsoft Excel Online : Perintah untuk online
4) Contact Us ; Perintah untuk bantuan pada Microsoft
5) Check for Updates ; Perintah untuk mengupdate
6) Detect and Repair ; Perintah untuk mendeteksi dan memperbaiki Microsoft Excel
7) About Microsoft Office Excel : Perintah untuk melihat penjelasan tentang Excel
Microsoft Excel Shortcut Keys
Sama seperti pada program Microsoft Office lainnya, pada Microsoft Excel pun apabila kita ingin supaya lebih cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan/ pengetikan/ entri data, pada perintah-perintah tertentu akan lebih cepat kalau menggunakan shortcut key (jalan pintas), atau bagi anda yang biasa bekerja lebih banyak menggunakan keyboard.

Berikut adalah daftar shortcut key untuk Ms Excel :
Ctrl + A Memiilih / menyeleksi seluruh isi dari worksheet (select all)
Ctrl + B Membuat Bold area / sel yang diseleksi
Ctrl + I Membuat italic area / sel yang diseleksi
Ctrl + K Menyisipkan link.
Ctrl + U Membuat garis bawah area / sel yang diseleksi
Ctrl + P Menampilkan kotak dialog print untuk memulai mencetak.
Ctrl + Z Membatalkan langkah/tindakan terakhir.
F2 Edit sel yang dipilih
F5 Menuju ke sel tertentu. Sebagai contoh, E7.
Shift + F5 Memunculkan kotak pencarian
F7 Memeriksa ejaan teks yang dipilih dan/ atau dokumen
F11 Membuat Chart
Shift + F3 Membuka jendela rumus Excel
Ctrl + Shift + ; Memasukan waktu saat ini.
Ctrl + ; Memasukan tanggal.
Alt + Shift + F1 Membuat Worksheet baru.
Ctrl + 5 membuat strikethrough sel /area yang dipilih
Ctrl + F9 Minimize jendela window
Ctrl + F10 Maximize jendela window
Ctrl + F6 Beralih di antara file excel yang sedang dibuka
Ctrl + Page up Memilih Sheet ke arah kiri
Ctrl + Page down Memilih Sheet ke arah kanan
Ctrl + Tab Beralih di antara Dua atau lebih file exel yang terbuka
Alt + = Membuat rumus untuk jumlah semua sel di atas
Ctrl + ' Memasukan nilai di atas ke dalam sel sel yang dipilih.
Ctrl + Shift + ! Format nomor dalam format koma.
Ctrl + Shift + $ Format angka dalam format mata uang.
Ctrl + Shift + # Format nomor dalam format tanggal
Ctrl + Shift + % Format nomor dalam format persentase
Ctrl + Shift + ^ Format nomor dalam format ilmiah.
Ctrl + Shift + @ Format nomor dalam format waktu.
Ctrl + Arrow key Pindah ke bagian berikut teks.
Ctrl + Space Pilih seluruh kolom.
Shift + Space Pilih seluruh baris.

   
Rumus-rumus dan penggunaannya pada Microsoft Excel Penggunaan rumus pada excel yang paling mudah yaitu operasi penjumlahan dan pengurangan, caranya cukup gampang yaitu menambahkan sell satu dengan lainnya,, contohnya (=A1+A2)
Count, merupakan rumus untuk menghitung banyak angka(hanya angka) dalam sebuah range. Contoh =count(A2,A5)
Counta, dugunakan untuk menghitung banyak data (dpt berupa angka atau huruf) dalam sebuah range dan caranyapun masih sama dengan count. countif, dugunakan untuk menghitung banyak data dengan criteria tertentu, misalnya dalam sebuah range ada beberapa sell yang sama, maka kita dapat menentukan ada berapa banyak sell yang sama tersebut. Contoh =countif(B15:B20,criteria sma yg dicari)
Sumif, digunakan untuk menghitung jumlah data dengan criteria tertentu dan kemudian data yang sama tersebut ditotalkan, caranya cukup dengan memasukkan rangenya, criteria yg sma, kemudian masukkan range yg akan dijumlahkan. contoh; =SUMIF(F17:F22,2,F17:F22)
sum, yaitu rumus yang digunakan untuk menjumlahkan total dari beberapa range,,
contohnya saja =SUM(A1:A5) min, yaitu rumus yang digunakan untuk mengetahui variable angka yang paling kecil, caranya dengan menggabungkan beberapa range dari yang ingin diketahui jumlah yang paling kecilnya, contoh =min(A2:A17)
Max, merupakan kebalikan dari min, caranya pun juga sama contoh; =max(A5:A15)
Right, yaitu penggunaan untuk mengambil beberapa karakter dari sebelah kanan, caranya dengan memasukkan text atau juga sell yang dipilih. contohnya; =right(B15,3)
Mid, yaitu penggunaan untuk mengambil beberapa karakter dari tengah, cukup memasukkan teks/sellnya kemudian masukkan start num/dimulai dari karakter berapa dan terakhir masukkan isi berapa karakter ingin diisi, contoh; =mid(A5,2,5)
Left, ini adala kebalikan dari right, yaitu mengambil karakter dari sebelah kiri, contoh =left(A1,3)
Hlookup, merupakan rumus untuk mengambil rumus dari table secara horizontal. Caranya kita harus menentukan range table yang akan jadikan pedoman, dan kemudian tekan f4 di range tersebut guna untuk mengunci range tersebut agar nantinya ketika dicopy rumusnya tidak error. Yang harus dilakukan yaitu, mengisi lookup value,table array,rowindeksnum,dan range lookupnya
Vlookup, merupakan kebalikan dari hlookup, dengan mengambil rumus secara vertical. Dan caranya pun juga masih sama dengan Hlookup
IF, merupakan penggunaan rumus yang menurut saya agak sulit karena rumusnya adalah yang paling panjang dan juga menggunakan logika, caranya kita harus menentukan terlebih dahulu apa saja yang ingin dibuatkan logikanya. Kemudian isi logical test, value is true, da kemudian value is false Operator Matematika yang Sering Digunakan (Rumus Dasar)

Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. MS Excel memang sangat diunggulkan dalam menampung data-data yang bersifat numerik. Maka dari itu, di dalam MS Excel pun terdapat Operator dasar Matematika dan ini biasanya disebut sebagai rumus standar. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam Rumus Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

 

RUMUS DASAR MOCROSOFT EXCEL
Rumus Microsoft Excel adalah sekumpulan instruksi yang digunakan di dalam Microsoft Excel untuk menghitung atau menganalisis data. Rumus dapat berupa operasi matematika sederhana seperti penjumlahan atau pengurangan, atau rumus yang lebih kompleks yang menggunakan fungsi dan operator yang lebih banyak.
Rumus Microsoft Excel adalah ekspresi yang menghitung nilai dari sebuah atau beberapa sel. Rumus terdiri dari operator matematika dan/atau fungsi yang dapat digunakan untuk menghitung nilai yang diinginkan dari sel atau sekelompok sel. Rumus dapat digunakan untuk menghitung berbagai macam nilai, seperti menjumlahkan seluruh nilai dalam sebuah kolom atau baris, mencari rata-rata dari sekelompok nilai, atau menghitung persentase dari sel tertentu. Fungsi SUM untuk menjumlahkan seluruh nilai dalam sebuah kolom atau baris, atau Fungsi AVERAGE untuk mencari rata-rata dari sekelompok nilai.Fungsi IF yang memungkinkan Anda untuk menuliskan rumus yang akan mengembalikan hasil berdasarkan kondisi tertentu.Fungsi LOOKUP, VLOOKUP, HLOOKUP, XLOOKUP untuk mencari nilai dari tabel data yang terkait. Tanda petik untuk menuliskan teks dalam rumus, menggunakan tanda kurung untuk mengelompokkan ekspresi, dan menggunakan tanda koma atau titik dua untuk memisahkan argument dalam sebuah fungsi. Sebagai contoh, rumus =A1&" "&B1 akan menggabungkan nilai dari sel A1 dan B1 dengan spasi diantaranya, sedangkan.

 rumus =IF(A1>B1, "A lebih besar", "B lebih besar") akan menampilkan teks " A lebih besar" jika nilai dari sel A1 lebih besar dari sel B1, atau " B lebih besar" jika sebaliknya. tanda "$" (tanda dolar) jika Anda ingin mengunci posisi sel tersebut saat menyalin rumus ke sel lain. Ini akan membantu mencegah kesalahan saat menyalin rumus yang mengacu pada sel tertentu ke sel lain.

Rumus Penjumlahan Excel
Cara Penjumlahan Excel Pertama
Penjumlahan pada microsoft Excel adalah dengan menggunakan operator plus (+) atau simbol tambah.
Cara penulisan rumus excelnya sama seperti saat kita menuliskan soal penjumlahan pada umumnya. Misalkan kita ingin menjumlah angka 130,170,110,90,180 dan 190 maka rumus excelnya kita tulis :

 

 RUMUS EXCEL NYA
=C2+C3+C4+C5+C6+C7

Cara Penjumlahan Excel Kedua
Selain menggunakan operator plus(+), penjumlahan di excel juga bisa dilakukan dengan menggunakan Fungsi SUM yang telah disediakan oleh office excel. Rumus penjumlahan excel dengan menggunakan fungsi SUM ini lebih sering menjadi pilihan pengguna excel dari pada menggunakan operator plus (+) Cara ini lebih simple dan efisien jika cell-cell yang akan dijumlahkan berurutan dan cukup banyak. Sebagai contoh untuk menjumlahkan data angka pada range D2 sampai D7 rumus excel yang digunakan adalah: =SUM(D2:D7)

Cara menggunakan microsoft excel untuk melakukan pengurangan nilai data adalah dengan menggunakan operator minus (-). Excel tidak menyediakan fungsi khusus seperti rumus penjumlahan dengan Fungsi SUM.
Cara menggunakan rumus pengurangan di excel cukup sederhana, seperti menuliskan soal pengurangan. Hanya saja pada awal rumus harus dikasih tanda sama dengan (=), ini sebagai tanda bahwa yang kita tuliskan adalah sebuah rumus excel/formula. Hal ini berlaku dalam penulisan rumus excel apapun. Sebagai contoh untuk mengurangi angka 130 dengan angka 70 rumus excelnya adalah: =C2-D2
Rumus Perkalian Excel
untuk melakukan perkalian di excel adalah dengan menggunakan operator asterik atau tanda bintang (*). Misalnya untuk mengalikan angka 2 dan 3 maka rumus perkaliannya adalah:
 Rumus Pembagian Excel

Untuk melakukan pembagian sederhana di excel, gunakanlah operator slash atau garis miring(/). Misalnya untuk membagi cell C2 dengan Cell D2, rumus bagi yang bisa Anda gunakan adalah sebagai berikut:Rumus Excel
=C2/D2


Ingat bahwa sebuah angka tidak boleh di bagi dengan nol (0). Pada excel jika terjadi hal semacam ini maka akan menghasilkan sebuah nilai error #DIV/0

PRINSIP DASAR
Prinsip Dasar membuat Formula (Rumus Dasar) Pada Microsoft Excel
1.Untuk membuat Formula Excel dimulai dengan tanda "=" sama dengan.
2.Formula Excel dapat memuat operasi matematika dasar serta rumus-rumus Excel.
3.Formula pada Excel dapat dilakukan perintah Autofill berdasarkan Alamat Sel yang termuat dalam formula Excel.
Berikut merupakan Rumus Operasi Matematika Pada Microsoft Excel

Menggunakan Rumus (Formula)
Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Microsoft Excel , karena setiap tabel dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi.
Contoh : berikut dalam excel anda dan hitunglah total tersebut dengan menggunakan fungsi penjumlahan. ( total = Harga x Jumlah). Setelah selesai silakan simpan dengan nama file : latihan1.xls. 

Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan membantu dalam proses perhitungan. kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().

Beberapa Fungsi yang sering digunakan:
1.Fungsi Average(...) 
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum penulisannya adalah =AVERAGE(number1,number2,..), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.

2.Fungsi Logika IF(...)

Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut ;

3.Fungsi Max(..)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =MAX(number1,number2,..), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.

4.Fungsi Min(..)

Sama halnya dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data numerik.

5.Fungsi Sum(..) 
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan.

6.Fungsi Left(..)
Fungsi left digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kiri, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.

7.Fungsi Mid(..) 
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sebagian karakter bagian tengah dari suatu teks. Bentuk umum pemakaian fungsi ini adalah =MID(text,start_num,num_chars). Artinya mengambil sejumlah karakter mulai dari start_num, sebanyak num_char.

8.Fungsi Right(..)
Fungsi ini merupakan kebalikan dari fungsi left, kalau fungsi left mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri, maka fungsi mengambil sejumlah karakter dari sebelah kanan teks.. Bentuk umum penulisannya adalah =RIGHT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kanan, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.

9.Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu tabel secara horizontal (VLOOKUP) atau secara vertikal (VLOOKUP). Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :
=HLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Row_index_num,..)
=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num,..) 
Dari rumus diatas, dapat dilihat bahwa bedanya hanya pada nomor indeksnya saja, kalau kita pakai HLOOKUP, maka digunakan nomor indeks baris (Row_index_num), tapi kalu pakai VLOOKUP digunakan nomor indeks kolom (Col_index_num). Nomor indeks adalah angka untuk menyatakan posisi suatu kolom/baris dalam tabel yang dimulai dengan nomor 1 untuk kolom/baris pertama dalam range data tersebut. 
 

VLOOKUP adalah rumus di Excel untuk mencari data, di mana VLOOKUP mencari data secara vertikal (dalam kolom) berdasarkan nilai kunci di kolom pertama pada sebuah tabel.

HLOOKUP adalah rumus di Excel untuk mencari data secara horizontal (dalam baris) berdasarkan nilai kunci di baris pertama pada sebuah tabel.

Fungsi:

Mencari nilai kunci dalam kolom pertama sebuah tabel lalu mengembalikan nilai di baris yang sama dari kolom lain yang ditentukan.

 

Contoh:

1.  Mencari gaji pokok karyawan, berdasarkan kode gaji yang tersusun secara vertikal dalam sebuah tabel daftar gaji karyawan.

2. Mencari harga produk berdasarkan kode produk yang tersusun secara vertikal dalam sebuah tabel daftar produk.  

3. Mencari data pajak karyawan berdasarkan kode karyawan yang tersusun secara horizontal dalam tabel data karyawan. 

Memahami cara kerja VLOOKUP dan HLOOKUP, pengguna Excel dapat mengoptimalkan pengolahan data mereka, menghemat waktu, dan mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi saat mencari informasi secara manual.

 

Mencari nilai yang benar dan cocok  Salah satu kegunaan rumus Vlookup adalah untuk mencari satu data dengan mudah menggunakan kode.

 

Misalnya, seorang siswa bertanya hasil nilai ujian nya dengan nomor absen 12 karena jumlah siswa cukup banyak maka seorang guru akan kesulitan jika harus scroll satu persatu, guru tersebut menggunakan rumus Vlookup sebagai berikut.

Untuk menampilkan Nama Siswa, Jurusan,dan Nilai tinggal kita ketik Nomor Absensi

Pada kolom F Baris ke 2 nomor 12

            1Rumus untuk menampilkan  : Nama Siswa

            =VLOOKUP(F2;A3:D60;2;FALSE)

 

                 2. Rumus untuk menampilkan : Jurusan

            =VLOOKUP(F2;A3:D60;3;FALSE)

 

                 3. Rumus untuk menampilkan : Nilai

=VLOOKUP(F2;A3:D60;4;FALSE)

 

1.  Mencari nilai perkiraan

Perbedaan pernyataan TRUE dan FALSE pada rumus VLOOKUP.

 

Pernyataan TRUE di gunakan untuk mencari perkiraan dari suatu nilai.

Pernyataan FALSE di gunakan untuk mencari nilai yang sesungguhnya.

 

saat menggunakan TRUE kita masih akan mendapatkan hasil dari nilai perkiraan sedangkan jika menggunakan pernyataan FALSE maka hasilnya akan error atau N/A.

 

 

Nilai   

50        : Sangat Kurang

60        : Kurang

70        : Cukup

80        : Baik

100     : Sangat Baik

 

Penulisan rumus nya

=VLOOKUP(E3;A3:B8;2;TRUE)


Contoh Tabel data gaji guru SMK AL FALAH KRATON


 

Mencari nilai Pajak menggunakan fungsi Hlookup 

 
RUMUS PENJUMLAHANAN ANTAR CEL 


RUMUS PENJUMLAHANAN DENGAN SATU CEL 

 
RUMUS PENGURANGAN ANTAR CEL 

 
RUMUS PERKALIAN ANTAR CEL 

 
RUMUS FUNGSI SUM
 
RUMUS FUNGSI AVERAGE
 RUMUS FUNGSI HLOOKUP

  RUMUS FUNGSI VLOOKUP

Grafik adalah salah satu teknik menyajikan data detail yang terdiri atas angka atau numerik dalam bentuk visualisasi objek ruang seperti batang, kolom, garis, dan lainnya.
Grafik di gunakan untuk melihat kemajuan data. 
Contoh Grafik
Microsoft PowerPoint
Microsoft Powerpoint adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu mempresentasikan materi atau makalah. Tampilan dari powerpoint adalah berbentuk lembaran (slide). Tiap-tiap slide yang ditampilkan biasanya berisi tentang inti dari materi yang kita presentasikan. Adapun bentuk tampilan lembar kerja dari aplikasi microsoft powerpoint adalah sebagai berikut :

             Menu yang Disediakan Microsoft PowerPoint
Menu File
Menu File disebut juga menu Backstage. Tampilan Backstage menampilkan pilihan untuk menyimpan, membuka file, mencetak, dan berbagi dokumen Anda. Untuk mengakses tampilan Backstage, klik tab File pada Pita.
Return to Powerpoint: Anda dapat menggunakan panah untuk menutup tampilan Backstage dan kembali ke Powerpoint.

 
Info: Panel Info akan muncul setiap kali Anda mengakses tampilan Backstage. Ini berisi informasi tentang dokumen saat ini. Anda juga dapat memeriksa dokumen untuk menghapus informasi pribadi dan melindunginya, mencegah orang lain membuat perubahan.

 
New: Dari sini, Anda dapat membuat dokumen kosong yang baru, atau Anda dapat memilih dari pilihan template.

 
Open: Dari sini, Anda dapat membuka dokumen yang disimpan pada komputer atau OneDrive Anda.

 
Save dan Save As: Anda akan menggunakan Save dan Save As untuk menyimpan dokumen ke komputer atau OneDrive Anda.

Print: Dari panel Print, Anda dapat mengubah pengaturan pencetakan dan mencetak buku kerja Anda. Anda juga dapat melihat preview dari dokumen Anda.
 

        Share: Dari sini, Anda dapat mengundang orang untuk melihat dan berkolaborasi pada dokumen Anda.
 

       Export: Dari sini, Anda dapat mengekspor dokumen Anda menjadi file dengan format lain, seperti PDF / XPS.

Close: Klik di sini untuk menutup buku kerja yang saat ini terbuka.
 

        Account: Dari panel Account, Anda dapat mengakses informasi akun Microsoft Anda (OneDrive), mengubah tema dan latar belakang, dan keluar dari akun Anda.
 

     Options: Di sini, Anda dapat mengontrol pengaturan ejaan dan pemeriksaan tata bahasa, pengaturan AutoRecover, dan preferensi bahasa. 

 

Menu Home
Ms. Office 2026 default pada ribbon Home, juga dikenal sebagai tab Primer. Tab ini berisi perintah yang lebih sering digunakan.

 

Clipboard berisi cut, copy, paste, dan perintah Format painter.
Slides berisi perintah untuk menambahkan slide, mengubah tata letak slide, ulang slide dan menghapus
Font berisi pengaturan jenis huruf, ukuran huruf, tebal, tipis dan lain-lain.
Paragraph berisi fitur format termasuk perataan, spasi, bulleting, penomoran, indentasi, perbatasan.
Drawing berisi perintah untuk bekerja dengan bentuk/ bidang.
 
Menu Insert
Slides memudahkan untuk membuat slide.
Tables memudahkan untuk menyoroti jumlah kolom dan baris untuk menambahkan sebuah Spreadsheet Excel yang dapat dengan mudah diatur
Images digunakan untuk menyisipkan gambar, snapshot dan foto.
Illustrations berisi perintah untuk memasukkan Shapes (Bentuk bidang), Graphics SmartArt dan Bagan.
Links berisi perintah Hyperlink dan Action yang memungkinkan Anda untuk memasukkan link tindakan yang dapat diatur untuk membuka slide, presentasi, file, program, URL, atau referensi lain dalam presentasi saat ini.

Comments digunakan untuk memberikan komentar pada suatu slide yang akan ditampilkan pada sisi kanan.

Text berisi perintah untuk memasukkan Text Box, Header/ Footer, WordArt, Tanggal dan Waktu, Nomor Slide, dan Obyek yang dapat di-link-kan.  

Symbols berisi perintah untuk menyisipkan simbol dan persamaan matematika.
 
Media berisi perintah-perintah yang memungkinkan Anda untuk memasukkan Video, Audio, dan rekam suara.
 
Menu Design
a. Themes berisi template layout untuk desain presentasi Anda hanya dengan satu klik.
b. Variants digunakan untuk mengubah warna, font, efek dan format latar belakang.
c. Customize berisi perintah yang memungkinkan Anda untuk mengubah ukuran slide dan format Latar Belakang.
 
Menu Transitions
a. Preview digunakan untuk pratinjau slide
b. Transition to This Slide digunakan untuk memberi efek animasi perpindahan slide.
c. Timing digunakan untuk mengatur pewaktuan perpindahan slide dan cara perpindahan slide bisa dengan klik mouse maupun dengan pewaktuan.

Menu Animations
a. Preview digunakan untuk pratinjau slide
b. Animation digunakan untuk memberi efek animasi tiap obyek dalam satu slide.
c. Timing digunakan untuk mengatur pewaktuan/ durasi animasi obyek, permulaan menjalankan animasi obyek dan bisa mengatur urutan tampilan obyek.

Menu Slide Show

Ribbon Slide Show berkaitan dengan pengaturan dan memulai tampilan slide dalam mode presentasi, dan diselenggarakan dalam tiga Grup:
a. Start Slide Show digunakan untuk mengatur permulaan slide yang akan ditampilkan. Pada office 2016 ada fitur Present Online yang bisa digunakan untuk menampilkan presentasi secara online. Untuk bisa menggunakan fitur ini, anda harus punya akun Microsoft.
b. Set Up digunakan untuk pengaturan tampilan presentasi. Tampilan bisa dibuat manual maupun otomatis.
c. Monitor digunakan untuk mengatur resolusi tampilan.

Menu Review
1. Proofing digunakan untuk pengecekan ejaan.
2. Insights digunakan untuk pencarian di sumber-sumber online yang berhubungan dengan teks yang disorot.
3. Language digunakan untuk menerjemahkan maupun pengaturan bahasa.
4. Comments digunakan untuk memberikan komentar pada suatu bagian teks tetapi tidak akan tercetak, menghapus komentar dan menampilkan komentar.
5. Compare digunakan untuk membandingkan dan mengombinasikan dokumen presentasi anda dengan dokumen lain.
6. Ink digunakan untuk menggambar bebas (freehand) dan penyorot (highlight) outline pada dokumen presentasi.

Menu View
Kelompok tab ini berkaitan dengan mengubah tampilan atau tampilan presentasi, dan terdiri dari enam Groups:
1. Presentation Views digunakan pengaturan tampilan slide dan pembuatan slide master.
2. Master Views digunakan untuk menampilkan layout utama. Melalui menu Slide Master anda bisa mengatur layout sendiri.
2. Show/Hide digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan Penggaris dan Titik-titik bantu.
3. Zoom digunakan untuk mengatur ukuran tampilan pada saat pengeditan.
4. Color/Grayscale digunakan untuk mengatur tampilan slide saat pengeditan tetapi tidak mempengaruhi hasil akhir.
5. Window digunakan untuk menampilkan dokumen saat pengeditan. Tool ini dapat terlihat apabila kita sedang membuka lebih dari satu dokumen.
6. Macros digunakan apabila kita akan menambahkan perintah Makro, seperti bahasa pemrograman yang tertanam pada aplikasi Powerpoint.
 

Mendesain Slide
Slide Layout
Saat pertama kali membuka PowerPoint, kita selalu disediakan slide blank yang menyediakan konten Judul dan Sub Judul karena setiap kali presentasi pasti menampilkan judulnya. Powerpoint sudah menyediakan beberapa template Slide Layout dan Tema yang bisa Anda pilih. Disini bisa ditampilkan beberapa bentuk tampilan antara lain : Text, Tabel, Diagram, Clip Art, Gambar, Media Clip.
Jika komposisi tampilan slide tidak sesuai dengan yang diinginkan, maka anda bisa membentuk tampilan sesuai yang diinginkan dengan memilih slide layout blank Untuk menyisipkan content dalam slide, bisa dilakukan melalui menu Insert > pilih bentuk tampilan yang dikehendaki
Slide Design (Themes) kita menggunakan tema yang disediakan, kita bisa mengubah tampilan sesuai dengan keinginan misalnya mengganti warna, font, efek maupun gaya latar belakangnya.
Apabila kita mempunyai desain sendiri misalnya kita buat dari pengolah grafis yang kemudian kita simpan dalam format jpg, png atau lainnya, dapat kita sisipkan melalui menu Customize > Format Background > Fill .
Pada format Background ada 3 menu yaitu 
Fill, digunakan untuk mengisi gambar latar belakang. 
Effect, digunakan untuk memberikan efek pada gambar. 
Picture, digunakan untuk pengaturan gambar seperti koreksi gambar dan pewarnaan.
Pada fitur Fill, kita juga bisa menyisipkan gambar dari sumber online.
Transparancy, untuk mengatur transparansi.
Offset, digunakan untuk mengatur posisi gambar pada sisi atas, kiri, kanan maupun bawah.
Apply to All Slides, memberikan gambar latar belakang untuk seluruh slide.

Animations
Untuk memberikan efek gerakan (animasi) caranya klik ribbon Animations kemudian pilih Animation sehingga tampil jendela di sebelah kanan.
Ada 4 efek gerak yang dapat dimanfaatkan, yaitu :
Entrance
Animasi atau efek gerak ini akan diberikan pada saat objek akan ditampilkan.
 
Emphasis
Animasi atau efek gerak ini akan diberikan untuk memberikan kesan penekanan pada saat objek sedang ditampilkan. 

Exit
Animasi atau efek gerak ini akan diberikan pada saat objek sedang ditampilkan dan obyek akan tidak terlihat saat efek gerak selesai dilakukan.  
 
Motion Path
Animasi atau efek gerak ini akan diberikan pada saat objek sedang ditampilkan dan objek akan berubah letak dan posisinya saat efek gerak selesai dilakukan.
Setiap animasi atau efek gerak yang telah diberikan, dapat kita tambahkan dengan efek gerak yang lain ataupun dihapus seperti semula (tanpa efek gerak).
Dapat pula kita modifikasi pergerakan efek gerak yaitu :  
 
Start
On Click, efek gerak akan dimulai setelah menekan mouse sebelah kiri (klik)

With Previous, efek gerak akan dimulai bersamaan dengan efek gerak pada objek sebelumnya

After Previous,
ter Previous, efek gerak akan dimulai setelah efek gerak pada objek sebelumnya selesai dilakukan
 
Direction
Pergerakan efek gerak ini disesuaikan dengan model pilihan. Disediakan 2 pilihan yaitu In dan Out.

Shape digunakan untuk mengatur bentuk animasi dengan beberapa pilihan.
 
Sequence digunakan untuk mengatur urutan tampilan dari beberapa obyek. Sedangkan tombol Preview, untuk menampilkan preview dari efek gerakan yang dipilih dan Tombol Slide show untu

Slide Transition
Untuk menghaluskan tampilan saat pergantian slide, kita perlu menambahkan efek
transisi sehingga tampilan lebih menarik. Caranya dengan menggunakan menu Transition to This Slide. Apabila kita menginginkan untuk semua slide maka klik Apply to All. Kita juga bisa memberikan efek suara dan mengatur kecepatan transisi.

Hyperlink
Hyperlink dapat digunakan sebagai cara untuk mengacak urutan tampilan. Hyperlink juga dapat menghubungkan selain dengan satu dokumen (dalam satu file) dapat juga menghubungan dengan lain dokumen (berbeda file). Bahkan dapat pula menghubungkan dengan tipe file yang berbeda.

Slide Master
Slide Master digunakan untuk mengubah desain atau layout Slide Master. Anda bisa juga membuat desain master yang berupa gambar, sehingga apabila Anda menambah atau mengurangi gambar lebih mudah karena tidak dilakukan pada tiap-tiap slide.
Menyisipkan Slide Master Baru
- Klik tab View > Slide Master
- Klik tombol Insert Layout.
- Klik tombol Insert Placeholder, apabila Anda ingin mengalokasikan sesuatu (konten, teks, gambar dll)
- Klik tombol Close Master View untuk menutup menu Slide Master.
Menyisipkan Gambar pada Master Baru
- Klik tab View > Slide Master
- Klik pada Slide Master > Insert Picture
- Kita bisa menambah panah yang akan digunakan untuk menuju slide tertentu (awal, sebelumnya, berikutnya dan akhir) dengan cara Action > Mouse Click > Hyperlink to > klik Dropdown > Pilih hyperlink yang diinginkan. Bisa juga kita menambahkan suara.
- Klik tombol Close Master View untuk menutup menu Slide Master.

Menampilkan Slide

Slide dapat ditampilkan secara berurutan sesuai dengan urutan slide ataupun ditampilkan secara acak dengan menggunakan fasilitas hyperlink.
Slide pun dapat ditampilkan secara utuh (seluruh slide) ataupun dapat pula ditampilkan sebagian. Dapat pula ditampilkan secara berulang-ulang tanpa henti sampai kita menekan salah satu tombol.

Menampilkan seluruh slide
Jika ingin menampilkan secara urut seluruh slide yang telah dibuat sesuai dengan urutan rancangan tanpa ada yang terlewatkan, maka
klik Menu Slide Show > Start Slide Show > From Beginning atau dapat kita menekan tombol F5 pada keyboard.
Yang perlu diingat bahwa bawaan pergantian slide ataupun animasi pada setiap obyek adalah tombol ENTER, tombol arrow (panah) ataupun tombol kiri pada mouse.

Menampilkan sebagian slide

Sedangkan jika ingin menampilkan sebagian dari seluruh slide yang ada, maka
- klik Menu Slide Show > Set Up > Set Up Slide Show
Slide yang ditampilkan tetap berurutan, kecuali kalau ada yang menggunakan hyperlink pada salah satu objek
- Setelah memilih Set Up Slide Show
maka akan muncul gambar di samping.
- Pilih menu Show Slides, Kemudian ubah optionnya ke pilihan From > tentukan slide awal dan akhir > klik OK.
- Untuk menampilkannya, klik menu
Slide Show > View Show

Menampilkan Berulang-ulang

- Sama seperti langkah sebelumnya, yaitu klik Menu Slide Show > Set Up Slide Show, kemudian pilih Show Options > Centang Loop Continously until ‘Esc’ > OK
- Untuk menampilkannya, klik menubar Slide Show > View Show. Presentasi akan ditampilkan secara terus-menerus dan akan berhenti ketika tombol Esc (keyboard) ditekan.